KabarJakarta.com - Partai Nasional Demokrat (NasDem) telah menyatakan dengan resmi akan mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024. Gerindra selaku pengusung Anies di Pilgub DKI 2017, menghormati pilihan politik Nasdem dan Anies.
“Kami menghormati pilihan politik NasDem dan Anies. Itu hak konstitusional mereka,” kata Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman, Selasa (4/10/2022).
Dengan tegas, Habiburokhman melanjutkan, Gerindra siap berkompetisi secara sehat di Pemilu 2024. Menurut dia, pada prinsipnya, niat Gerindra hanya melakukan kebaikan untuk rakyat.
“Kami siap berkompetisi secara sehat, politik pemilu idealnya ‘fastabiqul khairat’, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan. Siapa yang melakukan terbaik untuk rakyat pasti akan dipercaya menjadi pemimpin,” tuturnya.
Dia pun tidak mempermasalahkan Anies yang diusung Gerindra pada Pilgub DKI 2017 lalu, kini berpotensi akan bersaing dengan Prabowo di Pilpres 2024.
“Enggak masalah, silakan saja,” ujarnya.
Seperti diketahui, Partai Gerindra telah lebih dulu mendeklarasikan Prabowo sebagai capres di Pilpres 2024. Deklarasi ini juga dibarengi dengan penandatanganan koalisi antara Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
NasDem Calonkan Anies Baswedan
Diberitakan sebelumnya, Partai NasDem secara resmi mengumumkan capres yang akan diusung pada Pilpres 2024 adalah Anies Baswedan. Pengumuman itu disampaikan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Senin (3/10), di NasDem Tower, Jakarta Pusat.
Paloh mengatakan, NasDem telah resmi mengusung Anies sebagai capres di Pilpres 2024.
Kata dia lagi, NasDem memilih anak bangsa yang terbaik untuk diusung sebagai capres. Dan, maka diputuskan sosok Anies Baswedan yang dipilih.
“Kenapa akhirnya NasDem melihat sosok Anies Rasyid Baswedan. Kami punya keyakinan pikiran-pikiran dalam perspektif baik secara makro maupun mikro sejalan,” kata Paloh.
“Kenapa Anies Baswedan? Jawabannya adalah why not the best,” pungkas Surya Paloh.