Langsung ke konten
News

Profil Pramono Anung, Gubernur Jakarta Terpilih

KPU Jakarta telah menetapkan pasangan calon (paslon) Pramono Anung-Rano Karno sebagai pemenang Pemilihan Pilkada Jakarta 2024.

Redaksi Diperbarui
Gubernur Jakarta periode 2024-2029 terpilih Pramono Anung. (Foto: IG Pramono Anung)
Gubernur Jakarta periode 2024-2029 terpilih Pramono Anung. (Foto: IG Pramono Anung)
KabarJakarta.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta telah menetapkan pasangan calon (paslon) Pramono Anung-Rano Karno sebagai pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 dengan raihan dukungan suara 50,07 persen. Mas Pram-Bang Doel berhasil mengalahkan dua kompetitornya, Ridwan Kamil-Suswono yang meraih 39,40 persen suara, dan Dharma Pangrekun-Kun Wardana yang meraih 10,53 persen persen. Pramono Anung bukanlah figur yang asing di masyarakat. Dia adalah politisi PDI Perjuangan yang telah malang melintang di berbagai jabatan di legislatif (DPR) dan eksekutif. Mas Pram merupakan salah satu orang kepercayaan Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Berikut sekilas profil Pramono Anung, Gubernur Jakarta terpilih periode 2024-2029: Lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 11 Juni 1963, Pramono Anung Wibowo memulai karier politiknya sebagai anggota DPR RI. Sejak awal kariernya, Pramono terlibat dalam sejumlah kebijakan penting, seperti pengembangan infrastruktur dan reformasi birokrasi yang mendukung kemajuan Indonesia. Perjalanan Karier di PDIP Pada tahun 2000, Pramono Anung menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, dan lima tahun kemudian, ia diangkat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP. Dalam kapasitas ini, ia berperan aktif dalam upaya memenangkan Megawati Soekarnoputri dalam Pemilu 2009. Namun, saat itu, Megawati-yang berpasangan dengan Prabowo Subianto (sekarang Presiden RI) kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, peran Pramono dalam PDIP tetap signifikan dalam memperkuat posisi partai di kancah politik nasional. Selain aktif di PDI Perjuangan, Mas Pram juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) Indonesia sejak 12 Agustus 2015 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga 2019. Ia kembali menduduki jabatan tersebut dalam Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024. Sebelumnya, Pramono juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dari 2009-2014, mewakili Fraksi PDI Perjuangan. Latar Belakang Pendidikan dan Karier Bisnis Sebelum terjun ke dunia politik, Pramono mengawali karier di dunia bisnis. Ia menjabat sebagai Direktur di PT Tanito Harum (1988-1996) dan PT Vietmindo Energitama (1979-1982), serta menjadi Komisaris di PT Yudhistira Haka Perkasa (1996-1999). Mas Pram menyelesaikan pendidikan sarjananya di Teknik Pertambangan Institut Teknik Bandung (ITB) dan melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Pada 11 Januari 2013, ia meraih gelar doktor dalam Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjadjaran, Bandung, setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Komunikasi Politik dan Interpretasi Para Anggota DPR terhadap Konstituen Mereka.’ Pilkada Jakarta 2024 Di Pilkada Jakarta, Pramono Anung berpasangan dengan Rano Karno (Bang Doel), seorang aktor yang juga politisi PDI Perjuangan. Keduanya maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Harta Kekayaan Pramono Anung Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Maret 2024, Pramono Anung tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp104.285.030.477, dengan rincian sebagai berikut:
  • Tanah dan Bangunan: Rp35.427.059.686
  • Alat Transportasi: Rp1.385.000.000
  • Harta Tak Bergerak Lainnya: Rp19.135.000.000
  • Surat Berharga: Rp37.250.208.528
  • Kas atau Setara Kas: Rp11.087.762.263
Pramono Anung juga tercatat tidak memiliki utang. Kehidupan Keluarga Pramono Anung menikah dengan Endang Nugrahani dan dikaruniai dua anak, salah satunya adalah Hanindhito Himawan Pramana. (*)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua