Langsung ke konten
News

Puncak Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Diprediksikan Juli 2022

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa sejumlah negara telah bersiap menghadapi gelombang virus COVID-19 varian BA.4 dan BA.5. Pemerintah memprediksi puncak gelombang terjadi pada Juli mendatang.

“Vaksinasi booster harus ditingkatkan terus. Karena sekarang kan sudah bulan Juni-Juli, semua negara sudah siap-siap ada gelombang berikutnya,” kata Budi dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/6).

Dia mengatakan, puncak gelombang terjadi sejak penemuan kasus pertama. Saat ini sudah ada 8 kasus yang ditemukan di Indonesia. Maka, puncak gelombang bisa terjadi di minggu ketiga Juli 2022.

“Pengamatan kami gelombang BA.4 dan BA.5 biasanya puncaknya satu bulan setelah penemuan kasus pertama. Jadi harusnya di minggu ketiga Juli kita akan lihat puncak kasus dari BA.4 dan BA.5 ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena meminta warga tetap taat menerapkan protokol kesehatan (prokes), terutama penggunaan masker.

“Tetap waspada dan jangan lengah, jalankan saja prokes termasuk menggunakan masker di luar ruangan, apalagi dalam kondisi orang ramai,” kata Melki.

Menurut Melki, prokes harus tetap dilakukan dalam situasi kasus COVID-19 yang belum stabil.

Ia juga berpesan kepada pemerintah pusat, dan tingkat daerah hingga RT/RW agar tidak lengah dengan penularan COVID-19 varian Omicron.

“Semua pihak baik pemerintah maupun swasta, dari tingkat pusat sampai daerah, bahkan RT/RW, desa, kelurahan harus kembali diingatkan untuk waspada dan jangan lengah,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga diminta kembali memperkuat Testing, Tracing dan Treatment (3T). Warga juga diajak untuk mengikuti vaksinasi booster.

“Disiplin kembali prokes, perkuat 3T dan vaksinasi dosis 2 dan 3 bagi yang sudah waktunya harus kembali dikencangkan. Kebijakan gas rem diterapkan sesuai sikon lapangan yang terjadi,” imbuhnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua