KabarJakarta.com -- Bank Negara Indonesia (BNI) 46 terus melakukan inovasi dalam memasarkan berbagai produk layanan perbankan, salah satu caranya melibatkan masyarakat menjadi agen yang diberi nama BNI Agen46.
Untuk menjadi BNI Agen46, bisa dilakukan oleh perorangan atau badan hukum. Agen ini dapat melayani permintaan masyarakat yang ingin membuka rekening di BNI 46, Tarik tunai, dan transfer.
Tak hanya itu, masyarakat juga bisa membayar tagihan listrik, telepon, membayar iuran BPJS Kesehatan, PDAM, bahkan membeli kuota internet dan token listrik di BNI Agen46.
Wahyu Saputra, Assistant Brandcless Banking (ABB) BNI 46 Wilayah 10 Senayan yang membawahi keagenan di wilayah Jakarta Selatan menjelaskan, unit usahan BNI Agen46 ini terbentuk pertama kali pada tahun 2016.
“Tujuan dibentuknya BNI Agen46 ini saat itu memasarkan produk BNI secara online,” kata Wahyu Saputra kepada KabarJakarta.com, Jumat (31/12/2021).
Selain memasarkan produk-produk BNI, kiprah ABB, kata Wahyu, adalah membawahi agen-agen.
Dalam perkembangannya, lanjut Wahyu, agen-agen tersebut terlibat secara aktif membantu menyukseskan program pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial (Kemensos), mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat melalui BNI 46.
Di DKI Jakarta, kata Wahyu, saat ini BNI Agen46 sudah tersebar di lima wilayah kota administrasi dan satu kabupaten.
“Kami sudah ada di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, juga ada di Kepulauan Seribu,” ujarnya.
Di Wilayah Senayan saja, ungkap Wahyu, tercatat ada 677 BNI Agen46. Ini membuktikan bahwa respon masyarakat dan pelaku bisnis sangat antusias terhadap kehadiran BNI Agen46.
Ia menerangkan, BNI Agen46 ini diprioritaskan untuk para pelaku usaha kecil, seperti toko sembako, toko-toko agen, seperti agen pulsa.
“Kita menawarkan BNI Agen 46 ini dengan harapan akan menambah penghasilan agen-agen itu. Karena di dalamnya semua transaksi ada, sehingga bisa dinamakan bank mini. Ada tarik dan setor tunai, pembelian voucher OVO, Lazada, Shoppe Pay, Gopay, hingga pembayaran asuransi hingga TV berlangganan, dan banyak lagi. Setiap transaksi ada komisinya,” tuturnya.
Setiap agen BNI 46 memperlangkapi diri dan outlet keagenannya dalam beroperasi dengan mesin EDC dan laptop yang terhubung dengan website atau bisa menggunakan HP dengan aplikasi BNI Agen46 Mobile yang tersedia dan dapat di down load di PlayStore.
Salah satu agen BNI 46 yang berhasil menjalankan usaha BNI Agen46 adalah Foatulowa Zebua alias Ivan Nias yang berlokasi di RT 04 RW 09 Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Ivan, pemilik toko agen BNI 46 mengaku dirinya telah menjalankan keagenan ini sejak 5 tahun lalu.
“Saya jadi agen BNI sejak tahun 2017, waktu itu saya memulai dari nol. Begitu menjadi agen BNI 46, banyak perubahan dan kemajuan yang saya rasakan hingga sekarang,” terang Ivan.
Ivan menambahkan, dulu barang di tokonya tidak banyak, sehingga penghasilan dari warungnya tidak banyak.
Setelah bergabung dengan BNI dirinya memiliki nilai tambah dari sisi pendapatan, yaitu berkat berjualan beberapa produk BNI seperti berjualan pulsa, token listrik maupun tagihan listrik bulanan, pembayaran PAM, tiket pesawat dan tiket kereta api hingga transfer ke sesama bank BNI atau bank lainnya, dan melayani masyarakat yang ingin membayar iuran BPJS Kesehatan. “Alhamdulillah pemasukannya bertambah,” imbuhnya.
Selain ragam produk layanan yang tersedia di aplikasi BNI Agen46, Ivan menyebutkan, manajmen BNI 46 juga membantu penyediaan kredit modal pengembangan usaha dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikembalikan dalam tempo dua tahun dengan tingkat bunga yang sangat rendah.
Diakuinya, perekonomian keluarganya mengalami peningkatan sejak menjadi agen BNI 46.
Menurutnya, jika dihitung-hitung di luar dari produk-produk BNI 46, seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan sehari-hari lainnya, penghasilan yang didapat tidak bisa menutupi operasional tokonya. Ia bersyukur hal itu sekarang tidak jadi kendala lagi sejak menjadi BNI Agen46.
“Salah satu produk unggulan BNI Agen46 di tempat saya adalah pembukaan rekening tabungan Laku Pandai BNI 46. Rekening ini diibaratkan celengan yang memiliki keistimewaan, yaitu mendapatkan buku, kartu ATM, tapi tidak dikenakan biaya administrasi dalam penerbitannya,” terang Ivan.
“Nasabah cukup menyetorkan saldo awal sebesar Rp200.000 dengan menyertai KTP dan foto. Minimal bisa menabung di agen Rp5.000. target sasaran rekening tabungagn ini adalah ibu-ibu rumah tangga, anak sekolah, tukang parkir, pedagang kecil dan pelaku usaha kecil lainnya,” ungkapnya.
Uang tabungan tersebut bisa diambil sewaktu-waktu ketika diperlukan, seperti untuk membayar kontrakan atau tambahan di saat merayakan Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran. (Gery)