Langsung ke konten
News

Putri Luis Enrique Meninggal di Usia 9 Tahun

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com--Mantan pelatih Barcelona dan tim nasional Spanyol, Luis Enrique kehilangan putrinya, Xana (9) karena penyakit kanker. Enrique mengonfirmasi bahwa putrinya sudah berjuang melawan osteosarcoma, alias kanker tulang, selama lima bulan yang intens.

"Putri kami Xana telah meninggal siang ini pada usia 9 tahun, setelah berjuang selama 5 bulan penuh melawan osteosarcoma. Kami berterima kasih atas semua kasih sayang yang telah kami terima selama beberapa bulan ini dan kami berterima kasih atas semua kebijaksanaan dan pengertiannya," tulis Enriue di akun Twitter pribadinya.

Enrique, yang mundur dari jabatan pelatih timnas Spanyol Juni lalu, berterima kasih pada siapa pun yang mendoakan Xana dalam beberapa bulan terakhir. Dia berterima kasih karena mereka memahami kondisi putrinya itu.

Juga, Enrique berterima kasih pada tim medis yang memperlakukan putrinya. Dedikasi dan perlakuan tim medis membuat Xana merasa nyaman.

Perdana Mentri Spanyol, Pedro Sanchez merupakan salah satu pihak yang menyampaikan pujian pada Xana. "Tidak ada kata yang bisa mengiringi rasa sakit ini. Harapan tulus saya untuk Luis Enrique dan seluruh keluarganya usai kehilangan Xana kecil," kata Pedro.

Barcelona pun turut berduka. Blaugrana menyampaikan simpati setinggi-tingginya pada Enrique. "Kami pun ikut berduka. Kami semua bersama Anda, dengan semua kekuatan di dunia," ujar Lionel Messi.

Striker Barcelona, Luis Suarez juga menyampaikan duka lewat Twitter. "Satu momen kesulitan dan kesedihan yang besar. Beristirahatlah dengan tenang, Xana kecil," ujar Suarez.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua