Langsung ke konten
News

Raiz Invest Indonesia Resmi Luncurkan Aplikasi Investasi

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com--PT Raiz Invest Indonesia (Raiz) hari ini, Jumat (23/8) resmi mengumumkan peluncuran platform investasinya yang berbasis aplikasi mobile. Peluncuran ini merupakan salah satu milestone penting dalam perjalanan bisnis Raiz Invest Indonesia setelah mengantongi lisensi sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2018 lalu.

Mengusung misi membangun kebiasaan investasi di kalangan milenial, Raiz fokus menyediakan produk reksa dana yang memiliki karakteristik sederhana yang dapat menjadi gerbang awal kebiasaan berinvestasi bagi generasi milenial. Berdasarkan data OJK per Agustus 2019, jumlah investor reksa dana mencapai angka 1,39 juta investor.

Kendati mengalami peningkatan setiap tahunnya, angka ini masih sangat rendah dibandingkan jumlah generasi milenial saat ini. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada 2019 jumlah penduduk usia 20-34 tahun yang merupakan generasi milenial dan sebagian generasi Z kini mencapai lebih dari 60 juta jiwa.

CEO Raiz Invest Indonesia Melinda N. Wiria menyampaikan, sejak awal misi pihaknya adalah menjadikan platform ini sebagai perangkat yang mampu membangun kebiasaan berinvestasi bagi individu, khususnya generasi milenial.

"Kami memulai dengan mengidentifikasi hambatan berinvestasi yang ada di masyarakat, salah satunya adalah pemahaman tentang investasi yang ternyata tidak cukup hanya melalui edukasi dan sosialisasi saja. Tantangan yang nyata ialah bagaimana mengkonversi individu yang sudah di tahap sadar tentang perlunya investasi menjadi berani untuk mencoba dan belajar langsung sembari menggunakan aplikasi ini, atau singkatnya learning by doing," jelasnya.

Untuk itu, Raiz menciptakan ekosistem berinvestasi yang sesuai dengan perilaku keuangan serta gaya hidup generasi milenial saat ini, yang umumnya memiliki minat yang tinggi akan pemenuhan gaya hidup dan perencanaan keuangan yang masih belum stabil.

Lebih rinci, Raiz menawarkan platform investasi yang terintegrasi dengan Bank dan uang elektronik yang menjadi sumber penempatan dana maupun moda pembayaran yang kerap digunakan generasi milenial. Menurut data Bank Indonesia, volume transaksi non-tunai di tahun 2018 mencapai 60,6%, didukung oleh metode transaksi kartu debit, internet banking, serta uang elektronik.

Integrasi layanan Raiz dengan moda pembayaran tersebut memungkinkan user Raiz untuk langsung menginvestasikan dananya dari rekening bank atau uang elektronik yang mereka miliki tanpa harus melakukan transfer ke rekening reksa dana seperti mekanisme pembelian produk reksa dana yang lazim selama ini. Konsep ini menjadi esensi dari layanan Raiz, dimana kegiatan transaksi keuangan (spend) dan investasi (invest) dapat berjalan beriringan, hingga pada gilirannya membentuk kebiasaan berinvestasi. 

Guna mewujudkan konsep tersebut, Raiz menggandeng mitra yang memiliki kesamaan visi dan misi dalam meningkatkan inklusi keuangan. Saat ini Raiz sudah menjalin kerja sama dengan CIMB Niaga guna memudahkan user dalam melakukan pemindahan dana secara langsung memanfaatkan layanan internet banking CIMB Clicks. Dalam kerja sama ini, user perlu memiliki rekening tabungan di CIMB Niaga sebagai syarat utama sebelum menggunakan layanan dari aplikasi Raiz.

Head of Digital Business Development CIMB Niaga Anton Hermawan menjelaskan, kemitraan ini diharapkan bisa mendorong percepatan inklusi keuangan di Tanah Air.

“CIMB Niaga memang sudah sejak lama menyasar nasabah dari segmen generasi muda supaya semakin banyak yang dapat menikmati layanan perbankan. Produk yang kami tawarkan dirancang agar tetap relevan dengan tren digital di kalangan milenial. Kami juga sepakat, bahwa jika mindset investor sudah dibentuk sedemikian rupa untuk percaya akan keunggulan produk, maka dengan sendirinya mereka akan lebih terbuka untuk mencoba produk-produk keuangan lain yang diyakini membawa manfaat bagi tujuan finansialnya,” tutur Anton.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua