KabarJakarta.com - Raja Dangdut Rhoma Irama kembali bergabung ke Partai Golkar, partai yang pernah membesarkan namanya dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat menghadiri acara buka puasa bersama dengan PPK Kosgoro 1957, di Masjid Umar bin Al Khatab, Jakarta, Senin (25/4). Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Rhoma Irama.
Airlangga menyebut, sebelum kembali ke partai berlambang pohon beringin, Rhoma Irama sempat berpindah-pindah dan berganti-ganti partai.
“Senior kita Kiai Rhoma Irama, beliau adalah kader Partai Golkar yang sempat hijrah kesana kemari. Dan akhirnya kembali lagi ke Golkar,” kata Airlangga disambut tepuk tangan yang riuh dari kader Kosgoro 1957.
Namun, Airlangga tidak menyebutkan kapan persisnya Rhoma akan bergabung kembali ke Golkar. Begitu juga dengan Rhoma, dia tidak berkomentar sedikitpun, juga terkait keberlanjutan Partai Idaman yang dibentuknya.
Di acara tersebut, Menko Perekonomian ini mengingatkan momentum Ramadhan agar digunakan seluruh kader Kosgoro 1957 yang dipimpin Dave Laksono untuk hadir membantu masyarakat yang tidak mampu, salah satunya dengan cara membayar zakat, ingak, dan shadaqoh.
Ia menegaskan, memasuki Ramadhan tahun ini, seluruh rakyat Indonesia patut bersyukur karena capaian vaksinasi COVID-19, terutama di DKI Jakarta menunjukkan capaian yang luar biasa. Capaian tersebut membuat DKI Jakarta masuk pada PPKM Level 2.
“Dengan masuk PPKM Level 2, Alhamdulillah kita bisa membuat acara di masjid, bisa sholat di lapangan saat Idul Fitri nanti, tahajud, tarawih, dan juga bisa mudik Lebaran,” imbuhnya.
Ke depannya, lanjut Airlangga, tantangan yang akan dihadapi Indonesia masih ada. Selain pandemi COVID-19, juga potensi terjadinya krisis energi, krisis pangan, dan krisis utang akibat perang Rusia-Ukraina.
“Tidak hanya Indonesia saja, tapi juga dialami seluruh negara di dunia,” ujar Airlangga.
Dia bersyukur, hingga saat ini Indonesia masih mampu mengatasi potensi krisis di tiga sektor yang menjadi ancaman dunia tersebut. Bangganya lagi, Airlangga menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi salah satu dari lima kepala pemerintah yang diminta bantuan oleh Sekjen PBB untuk menangani krisis di tiga sektor itu.
“Kepercayaan dunia terhadap Indonesia sangat luar biasa. Ini berkat dukungan partai politik, dalam hal ini Partai Golkar yang didukung ormas PPK Kosgoro 1957. Ini semua adalah hasil kerja nasional,” pungkasnya.
Dalam acara buka bersama PPK Kosgoro diselingi dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu, penyerahan sembako kepada DKM Masjid Umar bin Al Khattab.
Tampak hadir juga Ketua Dewan Pakar dan Ketua Majelis Pertimbangan PPK Kosgoro 1957 Agung Laksono.