Langsung ke konten
News

Reses di Sukapura, Anggota DPRD DKI Neneng Hasanah Dibanjiri Pertanyaan dari Warga

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Memasuki akhir Februari 2022, anggota DPRD DKI menjalani masa reses atau menyerap aspirasi masyarakat. Anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat Neneng Hasanah yang melaksanakan reses di RW 02, Sukapura, Jakarta Utara.

Dalam reses kali ini, anggota Komisi D DPRD DKI ini banjir pertanyaan dari peserta reses. Mulai dari pembenahan trotoar jalan hingga terkait dengan penataan RW kumuh di Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara.

“Reses hari ini, masyarakat banyak pertanyaan, kebanyakan pertanyaan itu untuk kepentingan umum. Seperti perbaikan saluran, trotoar, PTSL, zonasi, perbaikan jalan dan kegiatan strategi daerah tentang penataan RW kumuh,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda itu, Sabtu (26/2/2022).

Hadir dalam reses Neneng Hasanah, yakni Retno (Sekretaris Kecamatan Cilincing), Benhard (mewakili Wali Kota Jakarta Utara), Anwar (Sudin Perumahan) dan Budi (Sudin Bina Marga).

“Alhamdulillah, dengan kehadiran para pemangku jabatan dari kota administrasi Jakarta Utara pertanyaan yang disampaikan masyarakat langsung mendapatkan respon positif dari tupoksi masing-masing,” katanya.

Namun, Ketua DPC PD Pulau Seribu itu memberikan catatan pada sejumlah Kasudin di Jakut, seperti Sudin SDA, Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Kita sudah undang, ternyata mereka tidak datang. Tentu ini akan menjadi catatan dan akan kita sampaikan pada Asisten Pembangunan untuk menjadi perhatian agar hadir dalam menyerap aspirasi warga,” katanya.

Sejumlah warga pun menyampaikan keluhannya seperti, Rohmat dari RW 05 yang mengharapkan penyelesaian persoalan PTSL yang sudah bertahun-tahun tidak ada jawaban pasti.

Warga lainya, Najib, RW 04, mengeluhkan tidak adanya saluran air di jalan Tipar Cakung dan kesemrawutan pedagang yang dinilainya perlu dilokalisasi.

Sementara, warga RW 03, Jahidan Matan mengeluhkan kondisi di wilayahnya yang sejak 2019-2022 tidak ada akses jalan untuk masyarakat setempat.

Fasilitas olahraga bagi warga pun tidak luput menjadi pertanyaan, seperti yang diungkapkan warga RW 02. Diharapkannya, dengan adanya fasilitas olahraga. Generasi muda bisa terhindar dari hal negatif seperti tawuran dan narkoba. (sof)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua