KabarJakarta.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap kolega separtainya, M Taufik, bersikap legawa dan tidak pindah ke partai lain pasca dilengserkan dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra.
“Tentu kita semua berharap Pak Taufik tetap berada di Partai Gerindra,” kata Riza Patria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2022).
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, M Taufik telah memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan DPD Gerindra DKI Jakarta. Dengan alasan itu ia berharap Taufik tak pindah haluan ke partai lain.
“Karena Pak Taufik punya peran dan kontribusi di Partai Gerindra, khusus di DKI Jakarta selama kurang lebih menjabat 13 tahun memimpin Gerindra di DKI dengan hasilnya yang sangat baik. Harapan kami, dan saya yakin beliau tetap berada di Gerindra,” ucapnya.
Menurutnya, kabar rencana kepindahan Taufik ke partai lain hanya isu liar. Dia memastikan sampai saat ini rekannya itu tetap menjadi kader Gerindra.
“Biasa itu hanya isu, supaya ramai saja. Prinsipnya adalah Pak Taufik hingga saat ini tetap berada di Geridra. Tetap memperkuat barisan Gerindra,” tegas Riza Patria.
M Taufik Pindah ke NasDem?
M Taufik sendiri saat ditanya soal kabar rencana kepindahan dirinya ke NasDem, dia tidak menjawab secara lugas.
“Insya Allah kali ya,” kata Taufik usai menghadiri pelantikan Rani Mauliany sebagai Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra menggantikan dirinya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2022).
Dia mengungkapkan alasan dirinya mempertimbangkan pindah ke NasDem, salah satunya karena ingin mencari partai yang bertumpul pada nasionalis.
“Berdasarkan Pancasila. Gerakan partai itu bisa kita lihat apakah bertumpu pada agama atau bertumpu pada gerakan nasionalis,” ujarnya.
“Nah, saya berangkatnya dari partai nasionalis. Kalau mau bergeser kecenderungannya ke partai nasionalis juga,” sambung Taufik.
Dia berpendapat, perpindahan dari satu partai ke partai lain merupakan hal yang wajar dalam dunia politik, sehingga dirinya tidak ambil pusing terhadap persoalan ini.