KabarJakarta.com - Selama libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 Masehi, kawasan wisata Kota Tua setiap harinya dikunjungi sekitar 10.000 orang per hari, terhitung dari Selasa (3/5) hingga Jumat (6/5). Pada Lebaran pertama, Senin (2/5), kawasan wisata Kota Tua tidak beroperasi.
“Pengunjungnya bisa sampai 10.000 per hari,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Dedy Tarmizi, Jumat (6/5/2022).
Dedy memberitahu, Kawasan Kota Tua dibuka mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB dengan pembatasan maksimal 75 persen dari kapasitas pengunjung.
Selain itu, wisatawan juga harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk dan keluar Kawasan Kota Tua. Ketentuan ini, kata Dedy, mengacu pada keputusan pemerintah daerah dan status PPKM Level 2.
Selain itu, Dedy menuturkan, pengunjung tidak dipungut biaya masuk area wisata Kota Tua. Tarif wisata hanya diterapkan ketika pengunjung memasuki museum, di antaranya Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa dan Keramik, juga Museum Bank Indonesia.
“Untuk dewasa atau umum itu Rp5.000, pelajar lebih murah tiketnya hanya Rp3.000, sedangkan anak-anak Rp2.000,” terangnya.
Dedy memperkirakan, jumlah pengunjung akan terus naik saat akhir pekan karena sudah memasuki pengujung libur Lebaran sebelum masa masuk sekolah dimulai.