Langsung ke konten
News

Selamat Jalan, Bunda PAUD Indonesia

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com--Kabar duka sedang menyelimuti Indonesia. Istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, dikabarkan meninggal dunia.

Mantan Menko Perekonomian sekaligus besan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hatta Rajasa, mengatakan bahwa jenazah Ani Yudhoyono akan diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu, pukul 07.00 waktu Singapura.

Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Cikeas.

"Insya Allah besok pukul 07:00 waktu Singapura, jenazah akan diberangkatkan menuju tanah air dan akan disemayamkan di rumah duka di Cikeas," ujar Hatta Rajasa, pada Sabtu (1/6).

Hatta menambahkan, ba'da dhuhur jenazah akan diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir di TMP Kalibata.

"InsyaAllah di sana kita akan salatkan jenazah dan bakda zuhur jenazah akan diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir di TMP Kalibata. Kami mohon doa keikhlasan keridhoan dan dimaafkan apabila ada kesalahan ibu kita Kristiani Herawati Yudhoyono apabila ada kesalahan-kesalahan kekhilafan selama hidup beliau."

Sementara, lanjut Hatta, kondisi SBY dikabarkan sudah sangat ikhlas dan telah menerima takdir dari Allah.

"Beliau ikhlas menerima takdir Allah. Semua di sini. Tentu merasa kehilangan namun putra dan menantu ikhlas melepas kepergian ibu Ani," tandasnya.

Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (1/6) pukul 11.50 waktu Singapura. Beberapa bulan terakhir Ani Yudhoyono menjalani perawatan medis di National University Hospital (NUH), Singapura.

Almarhumah juga dikenal sangat aktif di berbagai organisasi. Ibu Ani tercatat sebagai Pelindung Nasional Women International Club (WIC). Ani Yudhoyono juga didaulat sebagai Bunda PAUD Indonesia, Duta Nasional HIV/AIDS dan ASI, Pembina Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Pembina Cita Tenun Indonesia.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua