KabarJakarta.com -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunjuk politisi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, menjadi Ketua Panitia Formula E. Diyakini, jabatan ini diyakini sebagai batu lompatan Sahroni menyalonkan diri sebagi Gubernur DKI pada Pilkada 2024 mendatang.
Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti menilai Nasdem, partai politik tempat Ahmad Sahroni bernaung sedang mempersiapkan Wakil Ketua Komisi II DPR RI sebagai calon Gubernur/Wakil Gubernur DKI.
Menanggpi itu, Ketua Fraksi Nasdem di DPRD DKI Wibi Andriano membantah analisa tersebut. Katanya, Sahroni tidak pernah sedikitpun membicarakan keinginan untuk bertarung di Pilkada DKI 2024.
“Saya belum pernah mendengar Sahroni memiliki keingina menjadi Gubernur atau Wakil Gubernur DKI. Dia justru berkeinginan menjadi Presiden,” kata Wibi, Kamis (1/12/2021).
Ia tegaskan, penunjukan Ahmad Sahroni sebagai ketua pelaksana event Formula E merupakan kewenangan dan keputusan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI.
“Fraksi Nasdem juga tidak pernah melakukan lobi-lobi apapun agar Sahroni dipilih sebagai Ketua Pelaksana Formula E. Jadi tidak ada hubungannya dengan Formula E,” tuturnya.
Menurut Wibi, Formula E merupakan salah satu momentum agar Jakarta lebih disorot oleh dunia. Karena itu, perlu sosok pengalaman dalam bidangnya yang memimpin acara ini. Apalagi, Sahroni memiliki jam terbang yang mumpuni di bidang otomotif.
Saat ini Sahroni menjabat sebagai Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang merupakan pemanjangan tangan dari Formula E Operation (FEO).
“Formula E lebih kepada satu event besar yang kita mau kerjakan bersama-sama, lintas elemen untuk menjadikan Jakarta kota yang besar. Sukses bangkit setelah pandemi yang luar biasa,” pungkasnya.