Langsung ke konten
News

Setelah Jadi Panglima TNI, Selanjutnya Andika Perkasa Jadi Cawapresnya Puan

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com -- Pencalonan Jenderal TNI Andika Perkasa sepertinya akan mulus. DPR dalam waktu dan tempo sesingkat-singkatnya akan memuluskan jenderal Angkatan Darat (AD) ini.

Direktur Political Actions seperti dikutip dari RMOL.id mengatakan, sejak diberlakukannya UU TNI No. 34 Tahun 2004, belum pernah terjadi ada penolakan DPR dalam hal pencalonan Panglima TNI.

Menyinggung soal dugaan pelanggaran HAM, yaitu tewasnya tokoh Papua, Theys Aluay pada 2001 yang konon menyeret nama Andika Perkasa, serta jumlah hartanya yang fantasis, menurutnya bukan batu sandungan.

“Ditambah lagi dukungan PDIP yang sejak awal mendukungnya menjadi Panglima TNI. Apalagi mertuanya (AM Hendropriyono) memiliki kedekatan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri,” katanya, Sabtu (6/11/2021).

Tak hanya PDIP dan Megawati saja yang senang. Negara adikuasa, Amerika Serikat (AS) sepertinya juga senang bila Andika terpilih sebagai Panglima TNI.

Dengan diangkatnya Andika Perkasa sebagai Panglima TNI juga diyakini tidak akan menjadi ancaman bagi para oligarki, karena masa tugasnya sangat singkat, yakni satu tahun saja.

Hanya saja, lanjutnya, Luhut sepertinya kurang nyaman. Menko Kemaritiman dan Investasi ini harus berbagi pengaruh dengan PDIP dan Hendropriyono.

Sedangkan, bagi PDIP tinggal menjadikan Letjen TNI Dudung sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Duet Andika-Dudung akan membuat Mega nyaman.

“Bagaimanapun Mega tidak bisa melawan takdir umur yang semakin sepuh. Ia tentu ingin menjadi putri  mahkotanya, Puan Maharani sebagai capres di 2024. Dan, bisa jadi Andika yang mendampinginya sebagai cawapres,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua