KabarJakarta.com-- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang angkat bicara soal peringatan 91 tahun sumpah pemuda yang jatuh tepat pada hari ini, Senin (28/10). Saut menyerukan agar seluruh elemen bangsa, termasuk pemuda untuk mulai membersihkan negeri dari korupsi melebihi batasan Undang-Undang (UU).
"Mari memulai membersihkan negeri ini melebihi dari sekedar batasan UU, peraturan, kode etik, guna melanjutkan nilai yang kita miliki dan pahami tentang integritas bangsa yang jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil dalam sehi penegakan hukum utamanya hukum hukum anti korupsi yang akan mengawal mimpi negeri ini dimasa depan," kata Saut melalui pesan singkat.
Dikatakan Saut, esensi sumpah pemuda adalah kesamaan visi dan misi sebagai rakyat Indonesia. Menurut Saut, momen sumpah pemuda 28 Oktober 1928 merupakan satu kesaman visi dan misi untuk menuju masa depan.
"Esensi dari sumpah pemuda adalah kesamaan visi misi tanpa kecuali, tentang apa peran kita dan latar belakang, tentang menuju seperti apa indonesia dimasa depan dari situasi resouces yang kita miliki dan hadapi saat ini," ujar Saut.
Menurut Saut, visi misi tersebut jauh melebih konstitusi negara ini. "1945 (kemerdekaan Indonesia) adalah esensi lain dari sumpah pemuda yang diartikan 'beyond' dari soal-soal administrasi negara. Dimana, 1928 kita sudah memiliki value melebihi hanya sekedar UU, peraturan, kode etik, dan seterusnya," ucap Saut.