Langsung ke konten
News

Supaya Enggak Ngejar Setoran, Angkot di Jakarta Disarankan Gabung ke MikroTrans

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap seluruh angkutan kota (angkot) di DKI Jakarta bergabung ke dalam MikroTrans. Dengan begitu, angkot-angkot tersebut akan masuk ke dalam sistem integrase transportasi melalui JakLingko.

“Nanti ke depannya kita ingin semua angkot masuk ke dalam program yang ada. Kita sudah punya JakLingko. Tidak hanya transportasi yang terintegrasi, tapi juga ticketing terintegrasi sudah kita mulai di Jakarta,” kata Riza Patria di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/76/2022).

Untuk diketahui, angkutan kota yang saat ini menerapkan sistem JakLingko adalah layanan angkot yang tergabung dalam manajemen TransJakarta atau dikenal dengan sebutan MikroTrans. Meski begitu, hingga saat ini masih ada angkot non MikroTrans yang beroperasi di Jakarta.

Kembali lagi ke Riza Patria, dia menjelaskan pentingnya angkutan umum di Jakarta saling terintegrasi. Tujuannya demi mencegah tindakan sopir yang bekerja demi mengejar setoran semata tanpa mementingkan aspek kenyamanan penumpang.

“Jadi nanti semua di Jakarta tidak hanya bergabung di JakLingko, terintegrasi moda transportasinya, ticketing-nya tapi semua sama-sama melalui kita, sehingga ke depan tidak ada Lagi angkot yang kejar setoran,” terangnya.

Selain mewujudkan integrasi transportasi, upaya ini memudahkan Pemprov DKI dalam hal pengawasan. Meski begitu, Riza memandang Pemprov DKI tak bisa bekerja seorang diri dalam mewujudkan itu. Butuh peran swasta sebagai operator angkutan umum.

“Tidak berarti semua diambil alih penuh oleh pemerintah. Pemerintah itu kan membuat regulasi. Pemerintah itu tidak menjadi operator tapi bekerja sama dengan pihak swasta,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua