Langsung ke konten
News

Survei Indikator Politik Menyebutkan, Mayoritas Pemilih Jokowi Dukung Ganjar Pranowo

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Indikator Politik Indonesia baru-baru mengeluarkan hasil survei bertajuk ‘Kinerja Presiden, Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi dan Peta Elektoral Terkini’. Terungkap salah satu hasilnya, mayoritas pemilih Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 silam memilih Ganjar Pranowo sebagai penggantinya.

Survei menyebutkan, dalam hal pilihan Presiden, pemilih Jokowi lebih memilih Prabowo Subianto sebesar 26,9 persen dan Ganjar Pranowo 23,2 persen.

Pengamat komunikasi politik Cecep Handoko mengatakan, banyak pemilih Jokowi ketika Pilpres sebelumnya beragam, multikultur, beragam etnis, dan cenderung mengedepankan keterbukaan dan kampanye non politik identitas, sehingga bebas menentuan siapa yang akan dipilihnya nanti di Pilpres 2024.

“Pemilih Jokowi beragam, begitu juga kelompok relawannya. Pemilih Jokowi akan memilih yang sesuai dengan ideologi dan kriteria capres mereka,” kata Cecep, Kamis (9/12/2021).

Menariknya, berdasarkan survei Indikator, dalam simulasi pasangan antara Ganjar Prabowo-Erick Thohir mendapat angka 31,1 persen, lebih tinggi dari simulasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang meraih 30,8 persen.

Artinya, kombinasi Ganjar-Erick justru lebih diminati oleh masyrkat, termasuk di dalamnya pendukung Jokowi.

Bila Gubernur Jawa Tengah dan Menteri BUMN tersebut disandingkan di Pilpres 2024, maka akan menjadi sangat kuat keterpilihannya sebagaimana temuan survei tersebut.

“Ganjar dan Erick sangat menarik karena keduanya punya latar belakang berbeda, baik secara primodial maupun profesi. Ganjar politisi tulen, sementara Erick seorang entrepreneur sukses,” ujar Cecep.

Faktor primodial di Pilpres 2024 nanti, kata Cecep, masih jadi penentu. Pasalnya, Ganjar merupakan orang Jawa, sementara Erick merupakan orang Sumatera, sehingga ini akan menjadi pertimbangan bagi para pemilih.

Menurut Cecep, elektabilitas tergantung dipasangkan dengan siapa. Sampai saat ini di berbagai survei, Ganjar Pranowo tetap unggul meski dipasangkan dengan nama-nama lain selain Erick Thohir.

Namun begitu, Pilpres 2024 masih cukup lama, yang artinya konstelasi masih mencair dan bisa jadi ada jagoan baru, terutama dari latar belakang militer.

Kata dia, selain Prabowo Subianto atau Gatot Nurmantyo, bisa jadi akan muncul tokoh milter lainnya yang akan bertarung di Pilpres 2024.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua