Langsung ke konten
News

Tahukah Anda? Orang Belanda Beri Julukan Jakarta, “Ratu dari Timur”

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Hingga saat ini Jakarta masih menyandang status sebagai Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Kota Negara akan dipindahkan ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Tapi tahukah Anda sejarah Kota Jakarta? Berikut uraian singkatnya.

Dilansir dari situs Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pada masa penjajahan Belanda, saat itu tengah mempersiapkan Kota Jakarta untuk dijadikan ‘salinan’ ibu kota negara mereka, sehingga diberi nama ‘Koningen van Oosten’ atau ‘Ratu dari Timur’.

Kota Batavia didirikan di sebuah wilayah yang dulunya bernama Jayakarta (1572-1619). Daerah ini berdekatan dengan pelabuhan Kesultanan Banten yang bernama Sunda Kelapa. Pelabuhan tersebut sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda sebagai sarana perdagangan antar pulau di Nusantara.

Pada tahun 1610, pelabuhan Sunda Kepala dan Jayakarta diserang oleh perusahaan dagang Belanda bernama Verenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang dipimpin oleh Jan Pieterzoon Coen. Kemudian, pada tahun 1620, VOC membangun kota yang baru, tepat di atas reruntuhan Kota Jayakarta dan selesai dibangun pada tahun 1650.

VOC kemudian menamakan kota baru ini sebagai Batavia. Sejak saat itu, VOC mengendalikan semua kegiatan perdagangan, militer, dan politiknya selama menguasai Nusantara, hingga dilanjutkan oleh pemerintahan Hindia Belanda.

Nama Batavia digunakan sejak tahun 1621 hingga tahun 1942 setelah Belanda ditaklukkan oleh Jepang. Kemudian Jepang mengganti nama Batavia menjadi Jakarta, dan bertahan hingga saat ini.

Kota Jakarta memiliki banyak destinasi wisata, salah satunya kawasan wisata Kota Tua yang berlokasi di wilayah Jakarta Barat. Kawasan ini memiliki luas sekitar 139 hektare yang didominasi bangunan arsitektur Eropa dan Cina dari abang ke-17 hingga awal abad ke-20.

Ada pun tempat-tempat wisata dan hiburan di kawasan Kota Tua, Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan Museum Bank Mandiri.

Di masa penjajahan Belanda, Kota Tua Jakarta mendapat julukan ‘The Pearl of Orient’ atau ‘Mutiara dari Timur’.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua