News
Tapera Dinilai Warga Jakarta Rugikan Pekerja
KABARJAKARTA.COM - Tapera dikeluhkan oleh sejumlah karyawan dan warga Jakarta. Wacana ini dianggap tak masuk akal dan dapat merugikan rakyat.
Redaksi
Diperbarui
KABARJAKARTA.COM - Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dikeluhkan oleh sejumlah karyawan dan warga Jakarta. Wacana ini dianggap tak masuk akal dan merugikan rakyat.
Fahri, salah satu karyawan swasta menilai program Tapera tidak masuk akal karena tidak mungkin nilai 2,5 persen yang dipotong dari penghasilan per bulan bisa mendapatkan rumah.
“Bisa saja potongan 2,5 persen dapat rumah, tapi itu harus angsur selama 300 tahun.” kata Fahri saat berbincang dengan kabarjakarta.com Selasa, 4 Juni 2024.
Menurut Fahri, selama ini pendapatan buruh dan pekerja sudah terkena potongan iuran BPJS dan program JHT. Apabila penghasilannya harus dipotong Tapera, ini akan membuat beban kehidupan mereka bertambah berat.
“Kalau mau potong gaji untuk Tapera harusnya pekerja yang gajinya diatas Rp10 juta,” tuturnya.
Luki ikut juga menilai kebijakan pemerintah Tapera. Perempuan berhijab ini mengatakan, kebijakan tersebut tidak berpihak pada rakyat mengingat selama ini buruh dan pekerja penghasilannya sudah dipotong pajak penghasilan, BPJS Kesehatan dan BPJS JHT.
“Potongan 2,5 persen dari gaji misal gaji Rp8 juta potongan 2.5 persen = Rp200 ribu, kalau dikali usia pensiun 20 tahun totalnya tidak lebih dari Rp100 juta. Rumah seperti apa dengan nilai Rp100 juta di 20 tahun lagi? sekarang saja harga rumah sudah Rp600 juta ke atas,” kata Luki.
Ia menilai sistem gotong royong yang diterapkan Tapera dengan membantu pekerja yang belum memiliki rumah akan membawa kerugian. Apalagi, program ini belum pernah disosialisasikan dan tiba-tiba pekerja diwajibkan, bahkan terancam kena sanksi jika tak dijalankan.
“Buat saya pribadi sangat merugikan. Ditambah lagi keputusan ini belum pernah disosialisasikan dan tiba-tiba pekerja diwajibkan bahkan kena sanksi. Saya merasa hak saya sebagai pekerja dirampas secara paksa oleh pemerintah,” kata Luki.
Pilihan Lain