Langsung ke konten
News

Tebet Eco Park Kekuranan Lahan Parkir, Pengunjung Disarankan Naik Kendaraan Umum

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan Susilo mengimbau kepada masyarakat yang ingin berkunjung ke taman tersebut menggunakan kendaraan umum saja. Alasannya, luas lahan parkir yang tersedia tidak imbang dengan jumlah pengunjung yang membawa kendaraan pribadi.

“Dampak dari banyaknya warga yang datang, lahan parkir di Tebet Eco Park tidak mencukup. Sebaiknya gunakan TransJakarta, turun di halte Tebet BUMD. Jadi enggak usah pusing cari lahan parkir,” kata Susilo saat berada di Tebet Eco Park, Selasa (31/5/2022).

Sebagai informasi, saat ini pengelola Tebet Eco Park sudah menyediakan 10 lokasi parkir dengan kapasitas tampung 450 mobil dan 1.800 sepeda motor. Namun, area parkir tersebut tidak dapat menampung apabila para pengunjung menghabiskan waktu berkunjung lebih dari dua jam.

Di lokasi yang sama, Camat Tebet Dyan Airlangga menyinggung permasalahan sampah di Tebet Eco Park. Ia menyebutkan, rencananya di sisi utara lokasi ini akan dibangun Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FSPA).

“Rencananya akan dibangun di sisi utara dari Tebet Eco Park, persis di sebelah Panti Sosial Bina Remaja, sekitar 200 meter dari Tebet Eco Park,” tuturnya.

Selain itu, dia menyebut, FSPA akan dibangun di setiap kecamatan di Jakarta. Dengan begitu diharapkan akan tercipta kemandirian di dalam mengelola sampah.

“Produsen sampah itu salah satunya di Eco Park. Artinya, kami pemerintah di Jakarta akan mengelola sampah. Dulu istilahnya, ambil terus buang. Sekarang ini istilahnya ambil, kelola, diolah dan reduksinya dibawa ke Bantargebang dan di olah di sana. Lokasinya sudah siap, kebijakannya juga sudah siap. Insya Allah tahun ini dibuat FSPA-nya,” tuturnya.

Akan Dibangun Pagar

Diketahui, dalam perencanaan pembangunan Tebet Eco Park tidak akan menggunakan pagar di sisi luar. Namun, setelah dilakukan rapat koordinasi Pemkot Jakarta Selatan memutuskan untuk melakukan pemagaran di area taman.

“Kemudian untuk yang pagar ini memang rencananya kemarin di rapat koordinasi terakhir rencananya akan dilakukan pemagaran. Dari rencananya tidak ada pemagaran, ini rencananya akan dilakukan pemagaran,” ucap Dyan.

Pemagaran ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat untuk sama-sama menjaga fasilitas Tebet Eco Park. Selain dilakukan pemagaran, akan dibangun juga beberapa papan petunjuk untuk memudahkan pengunjung.

“Informasinya juga papan-papan informasi, pengumuman dan sebagainya itu akan dipasang di sepanjang Eco Park ini. Jadi ketika warga melakukan aktivitas di Eco Park mereka terinformasi, oh ada parkir di sana, oh ada fasilitas ini, oh tidak boleh ini, harus ini, harus itu,” jelas Dyan Airlangga.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua