KabarJakarta.com - Akibat pernyataannya yang siap bertarung di Pilpres 2024, Sandiaga Uno diminta mundur dari kepengurusan Partai Gerindra. Menanggapi itu, dia mengisyaratkan tidak akan ragu jika memang harus keluar dari partai yang dibentuk oleh Prabowo Subianto itu.
Kata Sandi, dirinya sudah punya pengalaman mengundurkan diri.
“Tahun 2019 saya menanggalkan jabatan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Jadi, kalau soal mengundurkan diri, saya sudah punya pengalaman. Saya juga pernah dimintai mundur dari Partai Gerindra dan saya lakukan,” kata Sandiaga Uno, Selasa (20/9/2022).
Dia memastikan akan terus bergerak untuk mempersiapkan kebangkitan ekonomi Indonesia. Saat ini, kata Sandi, dirinya sedang fokus menyelesaikan tugas menggerakkan UMKM dalam tekanan ekonomi.
“Sekarang kita sedang fokus selesaikan tugas. Tahun 2022 ini akan kita selesaikan sebagai bekal menghadapi ancaman resesi dan tantangan ekonomi di tahun 2023,” ucapnya.
Dirinya berkeyakinan, pada 2024 para konstestan pemilu akan mengangkat topik permasalahan ekonomi Indonesia sebagai isu utama. Dengan begitu Sandi menyarankan agar semua pihak bergandengan tangan mencari solusi masalah eknomi di Indonesia.
Menyinggung soal Pemilu 2024, dia berharap akan berjalan secara bijaksana tanpa adanya saling menjatuhkan.
“Saya yakin, tanpa saling menjatuhkan maka demokrasi kita akan lebih dewasa, bijaksana, adem, dan mempersatukan. Sehingga tujuan kita untuk membangun negara ini bersama-sama akan terwujud,” ujar dia.
Sandi menyebut, Presiden Jokowi sudah menyontohkan pola bersanding dalam menjalankan roda pemerintahan.