KabarJakarta.com -- Pasca kekalahan timnas sepak bola Indonesia dari Thailand di leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (19/12) kemarin, website resmi PSSI, www.pssi.org di-hack orang tak dikenal.
Seperti diketahui, di leg pertama final Piala AFF 2020, timnas Garuda dibuat babak beluroleh Thailand dengan skor telak 0-4 yang digelar di National Stadium, Singapura.
Selepas pertandingan berakhir, ada artikel baru di website resmi PSSI tersebut dengan judul, “Ayo, Tetap Semangan di Laga Kedua’.
Namun, ketika dibuka, artikel yang harusnya berisikan tentang komentar dari Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan terkait kekalahan timnas Indonesia, ternyata isinya gambar Iriawan yang dicoret dan terdengar lagu Netral yang berjudul ‘Garuda di Dadaku’
Tertulis juga pernyataan sekaligus pesan dari peretas di website PSSI tersebut. Peretas itu menilai permainan timnas Indonesia tidak sesuai harapan. “Hacked by Anon7,” peretas menuliskan identitas.
Peretas kemudian menuliskan komentarnya. “Indonesia mainnya bapuk, apa karena Ketum PSSI masuk kamar ganti pemain?,” tulisnya. “Yok Indonesia bisa yok. Masih ada leg kedua,” tulis sang peretas lagi.
Sebelumnya Moch Irawan berencana untuk datang ke Singapura pada leg kedua final Piala AFF 2020 di Stadion National, Singapura, Sabtu (1/1/2022).
Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini juga berniat untuk datang langsung ke ruang ganti pemain timnas Indonesia.
Berbagai macam penolakan disampaikan oleh warganet terkait keinginan Mochamad Iriawan datang ke ruang ganti pemain timnas Indonesia. Banyak yang menilai itu akan mengganggu konsentrasi Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan. “Saya tanggal 31 Desember akan ke sana,” kata Iriawan. “Saya usahakan bisa turun ke tempat ganti pakaian,” tambahnya.
Saat itu Irawan mengaku dirinya sedang berusaha meminta izin kepada AFF.