Langsung ke konten
News

Tips Mencegah Terkena Penyakit Hepatitis Misterius

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Tiga anak di DKI Jakarta meninggal dunia diduga karena penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyababnya alias misterius. Dugaan itu diungkapkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

“Ini masih dugaan, kemungkinan penularannya melalui jalur fecal oral. Berarti dari rute jaluran saluran pencernaan seperti penularan diare atau tipes. Itu sementara masih dugaan,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Lies Dwi Oktavia, Kamis (4/5/2022).

Dwi mengingatkan masyarakat agar memilih makanan yang sehat.

“Untuk mencegah penularan caranya dengan memilih makanan yang sehat, aman, tidak tercemar, dan tidak terkontaminasi bakteri. Misalnya, jangan memilih makanan yang sudah dihinggapi lalat. Yang seperti itu harus dihindari,” tuturnya.

Penting juga yang harus dilakukan, dia mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan.

“Prinsipnya kewaspadaan masyarakat diperlukan ketika hendak makan atau jajan. Pilih makanan yang tertutup, dimasak sempurna, cuci tangan sebelum makan, dan tidak menggunakan alat makan bersama,” ucap Lies Dwi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait kasus hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya di sejumlah negara di dunia. Di Indonesia, tiga anak dilaporkan meninggal dunia diduga disebabkan mengidap penyakit hepatitis akut.

Ketiga anak itu meninggal didunia itu sempat dirawat di RSUPN Cipto Mangunkusumo, dan meninggal dunia dalam kurun waktu dua pekan hingga 30 April 2022.

Berikut gejala-gejala orang yang terserang penyakit hepatitis akut:

- Mual

- Muntah

- Diare berat

- Demam

- Kuning

- Kejang

- Penurunan kesadaran

Kemenkes saat ini tengah melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kematian tiga anak tersebut melalui pemeriksaan panel virus secara lengkap. Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI akan melakukan penyelidikan epidemiologi.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua