Langsung ke konten
News

Tol Cikampek dan GT Halim Utama Diprediksikan Padat Saat Arus Balik, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah kebijakan dalam mengantisipasi kemacetan saat arus balik kendaraan ke DKI Jakarta pasca mudik Lebaran. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan di Tol JORR dan Tol Layang MBZ.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, salah satu rekayasa lalu lintas yang disiapkan berada di Tol JORR.

Rekayasa ini akan diterapkan jika terjadi kepadatan kendaraan arus balik di Gerbang Tol (GT) Halim Utama.

“Apabila terjadi kepadatan di GT Halim Utama, arus balik pada jalur tol bawah Cikampek-Jakarta dikeluarkan ke arah Cikunir melalui Tol JORR,” kata Zulpan, Kamis (5/5/2022).

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan di Tol Layang MBZ. Kebijakan itu akan diterapkan jika terjadi kepadatan di Tol Cikampek arah Jakarta.

“Apabila terjadi kepadatan di Tol Cikampek arah Jakarta, seluruh kendaraan yang melalui Tol Layang MBZ dialihkan keluar menuju Tol Cikunir-Lingkar Luar,” ungkap Zulpan.

Puncak Arus Balik ke Jakarta Diprediksi 8 Mei

Polda Metro Jaya memprediksi puncak arus balik kendaraan kembali ke Jakarta akan terjadi pada 8 Mei 2022. Diperkirakan ada 269.000 kendaraan yang kembali ke Jakarta hari itu.

“Puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada H+5 atau pada tanggal 8 Mei 2022 yaitu sebesar 269.000 kendaraan atau naik 5 persen dari 2019,” terang Zulpan.

Zulpan mengatakan, dari prediksi data yang dimiliki pihaknya, akan ada 2 juta kendaraan yang kembali ke Jakarta hingga H+10 Lebaran. Estimasi jumlah itu mengacu pada empat gerbang tol yang akan dilalui oleh kendaraan saat kembali ke Jakarta.

“Prediksi jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta melalui empat gerbang tol utama (Cikupa, Ciawi, Cikatama, Kalitama) pada H2 sampai H+10 adalah 2 juta kendaraan,” katanya.

Ditambahkannya, angka itu mengalami kenaikan 0,6 persen dari arus balik Lebaran pada 2019. “Naik 34,7 persen dari situasi normal atau naik 0,6 persen dari realisasi Lebaran 2019,” ujarnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua