KabarJakarta.com -- Direksi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) sepertinya sedang pusing tujuh keliling. Pasalnya, saat didera masalah rentetan kecelakaan yang menimpa armadanya, tiba-tiba muncul isu video jajaran direksi BUMD tersebut sedang berada di sebuah klub yang menyajikan tarian seksi, Belly Dance.
Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Yana Aditya sepertinya enggan mengomentari tentang video tersebut. Dua kali ditanya, tidak ia respon sedikitpun.
Isu jajaran direksi TransJakarta menonton tari perut ini mencuat seiringnya terjadinya rentetan kecelakaan armada bus tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Isu ini pertama kali diangkat oleh anggota DPRD DKI Jakarta Adi Kurnia Setiadi. Dalam rapat kerja Komisi B DPRD dengan jajaran Direksi PT TransJakarta, Senin (6/12) kemarin, Adi mengakui bahwa dirinya memiliki rekaman video yang menampilkan jajaran Direksi PT TransJakarta bertemu dengan operator bus TransJakarta di sebuah klub atau kafe sambil menonton tari perut atau Belly Dance.
“Jalan-jalan direksi lengkap, bapak pergi ke kafe, bapak menonton Belly Dance, striptis, ngobrol-ngobrol tentang perkembangan transportasi,” kata Adi di hadapan Direksi PT TransJakarta.
Mendengar ocehan Adi tersebut, Direktur Utama PT TransJakarta Yana Aditya menginterupsi. Ia mempertanyakan kebenaran dari perkataan Adi.
“Saya warga negara, saya hanya ingin mengetahui apakah video itu ada atau tidak,” tanya Yana Aditya dengan nada meninggi.
Tak lama usai rapat itu, video yang dimaksud beredar di kalangan wartawan. Dalam video berdurasi singkat tersebut terekam sejumlah orang menggunakan seragam TransJakarta tengah berbincang di sebuah kafe. Ikut terekam di video itu perempuan yang tengah menari perut (Belly Dance).
Wartawan berusaha dua kali mengonfirmasi kebenaran video tersebut kepada Yana Aditya. Namun dua kali juga Yana menolak berkomentar.
Pertama ketika PT TransJakarta menggelar konferensi pers di kantornya di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Rabu (8/12). “Enggak, terima kasih ya,” ucap Yana yang langsung meninggalkan tempat konferensi pers itu.
Pertanyaan itu kembali ditujukan kepada Yana Aditya saat dirinya bersama Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menggelar konferensi pers di Gedung Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (9/12).
Saat itu seorang warga menanyakan perihal video tari perut itu kembali. Namun, sebelum wartawan menyelesaikan pertanyaannya, Yana mengangkat kedua telapak tangannya, lalu mengucapkan terima kasih dan mengakhiri sesi tanya jawab.
“Terima kasih ya,” ucap Yana sambil berjalan beriringan dengan Sambodo ke kendaraannya yang terparkir di depan Gedung Ditlantas Polda Metro Jaya.