Langsung ke konten
News

TransJakarta Buka Rute Mikrotrans Terminal Tanah Merdeka-Pulogebang

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) membuka layanan Mikrotrans baru rute Terminal Tanah Merdeka-Terminal Pulogebang (JAK 110). Layanan itu dibuka kemarin.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta Anang Rizkani Noor mengatakan penambahan rute baru ini seiring dengan target TransJakarta memperluas jangkauan layanan ke masyarakat. Apalagi, TransJakarta menargetkan perluasan jangkauan layanan mencapai 95 persen pada tahun 2022 ini.

“Pembukaan rute Mikrotrans terbaru diharapkan semakin mempermudah mobilitas masyarakat, baik sebagai pengumpan maupun moda transportasi sehari-hari,” kata Anang.

Dia menjelaskan, penumpang dapat melakukan tap in dan tap on pada alat Tap On Bus (TOB) yang tersedia di dalam armada dengan tarif nol rupiah.

“Tetap patuhi semua aturan yang berlaku demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Target 4 Juta Penumpang Per Hari

Beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan penumpang yang menggunakan layanan TransJakarta mencapai 4 juta orang per hari. Sebab, kata dia, TransJakarta berhasil menembus lebih dari 1 juta orang penumpang per hari pada 2020.

Untuk diketahui, saat ini layanan TransJakarta meliputi bus BRT, non-BRT, Mikrotrans dan sebagainya.

“Jadi, seperti misalnya kendaraan umum, tahun 2016 jumlah penumpangnya setiap hari 350.000. Di tahun 2020 mencapai 1 juta, tapi target kita sesungguhnya adalah 4 juta penumpang,” kata Anies di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

Anies juga menyampaikan harapannya menjelang akhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2022, dia berharap Jakarta dapat menggenjot jumlah penumpang angkutan umum.

“Lewat apa? tentu lewat peraturannya. Sudah ada komitmennya untuk subsidinya, sudah ada program di TransJakarta, sehingga dengan begitu ini bisa berkelanjutan,” ujarnya.
Anies pun menyebutkan kesepakatan antara TransJakarta dengan PT Jasa Sarana yang merupakan BUMD Jawa Barat. Nantinya, skema kerja sama yang disepakati adalah TransJakarta membantu pengelolaan BRT di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.

Anies menyebut, selama kepemimpinannya, Jakarta fokus mengubah konsepsi masyarakat dari Car Oriented Development (COD) menjadi Transit Oriented Development (TOD).
Dia mengakui saat ini jumlah kendaraan pribadi di Jakarta melampaui kapasitas jalan. Maka dengan itu akan dilakukan penambahan jumlah kendaraan umum secara signifikan serta terintegrasi.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua