Langsung ke konten
News

Unggul Cepat, PSM Makassar Berhasil Juarai Piala Indonesia

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

Kabarjakarta.com - Tim Juku Eja PSM Makassar berhasil menjuarai juara Piala Indonesia setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 2-0 pada leg kedua final Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta,  Selasa (6/8).

PSM tampil menekan sejak awal laga sehingga berbuah manis dengan gol di menit keempat melalui sundulan kepala Aaron Evans. Kemenangan tersebut membuat PSM unggul agregat 2-1 secara keseluruhan setelah Persija menang 1-0 pada leg pertama final.

Pertandingan ini diwarnai kartu merah bagi pemain Persija dan beberapa kartu kuning yang dilayangkan kepada pemain PSM. Pertandingan di babak pertama berlangsung dalam tempo tinggi dan diiringi sejumlah permainan keras hingga kartu merah keluar dari kantung wasit Fariq Hitba untuk pemain Persija Sandi Sute.

Hal ini terjadi saat menit ke-32 usai Sandi Sute melanggar Pluim. Kartu merah yang diterima oleh Sandi Sute membuat Persija terpaksa mengubah strategi dengan memasukkan Maman Abdurrahman menggantikan Bruno Matos.

Setelah unggul 1-0 di babak pertama, PSM terus menekan Persija sejak awal babak kedua. 'Juku Eja' akhirnya mampu menggandakan keunggulan di menit ke-50 lewat Zulham Zamrun.

Pemain bernomor punggung tujuh tersebut sukses menyundul bola hasil umpan lambung yang dilepaskan oleh Aaron Evans. Sundulan Zulham gagal ditepis dengan sempurna oleh Andritany.

Tertinggal dua gol, Persija berusaha keras untuk mengejar defisit gol. Mereka sejatinya hanya butuh satu gol untuk memutarbalikkan situasi, tetapi kekurangan satu pemain menjadi kendala besar Persija untuk mengimbangi permainan PSM. 

Striker veteran, Bambang Pamungkas juga diturunkan untuk menambah daya gedor. Bepe sempat melepaskan ancaman ke gawang PSM tetapi hal itu tak berujung gol.

Di 15 menit terakhir, tempo pertandingan agak menurun karena PSM juga mulai berhati-hati terhadap serangan Macan Kemayoran.

Persija nyaris mencetak gol di menit ke-86. Bermula dari tendangan bebas Rezaldi Hehanusa, Marko Simic sukses menyundul bola ke gawang. Namun Rivki Mokodompit mampu membendung bola dengan baik.

Tak lama berselang, PSM punya kesempatan untuk mengunci kemenangan. Ferdinand Sinaga lepas dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Andritany.

Peluang emas tersebut gagal berujung gol karena tendangan Ferdinand melebar di sisi kiri gawang. Skor 2-0 bertahan hingga akhir dan PSM sukses menjadi juara Piala Indonesia.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua