Langsung ke konten
News

UPDATE 12 Januari 2022: Kasus Omicron di DKI Jakarta Tembus ke Angka 498

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Penularan virus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta terus meluas. Sejak terdeteksi pertama kali pada 16 Desember 2021, kasus Omicron di Jakarta terus berkembang, dan kini jumlahnya 498 kasus.

Meski demikian, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti meminta masyarakat untuk tidak panik dalam menyikapi penyebaran varian Omicron ini. Kata dia, kunci dari penanganan Omicron adalah kewaspadaan dan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

“Untuk kasus varian Omicron, poinnya tidak perlu panik. Yang penting tetap waspada karena pandemi Covid-19 belum selesai,” kata Widyastuti, Rabu (12/1/2022).

Widyastuti mengungkapkan, salah satu cara terhindar dari risiko fatal terpapar Covid-19 adalah dengan cara melakukan vaksinasi. Dia pun meminta agar masyarakat yang belum divaksin agar segera melakukannya.

“Kalau ada yang belum vaksin, silakan melakukannya. Kemudian, jalani protokol kesehatan sebaik mungkin, tetap jaga dan waspada,” tuturnya.

Saat ini, katanya lagi, angka kasus Covid-19 varian Omicron di DKI Jakarta mencapai 498 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 409 merupakan kasus impor dari luar negeri, sedangkan 89 kasus lainnya merupakan transmisi lokal.

Kasus aktif Covid-19 secara keseluruhan di DKI Jakarta kini berjumlah 2.483 setelah mengalami penambahan sebesar 354 kasus pada 11 Januari 2022.

Sementara itu, berkaitan dengan program vaksinasi Covid-19, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat sudah 11.988.555 orang yang divaksinasi dosis pertama, dan 9.342.817 orang sudah divaksinasi dosis kedua.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua