Langsung ke konten
News

UPDATE: 251 Warga Jakarta Terpapar Covid-19 Varian Omicron

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Pemperintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaporkan terjadinya peningkatan yang cukup signifikan kasus Covid-19 di Ibu Kota pada pekan pertama tahun 2022.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, total kasus aktif Covid-19 di Jakarta kini tembus di angka 1.170 orang.

Ia mengungkapkan, mayoritas warga yang terpapar Covid-19 mempunyai riwayat perjalanan dari luar negeri.

“908 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri,” kata Dwi Oktavia dalam keterangan tertulisnya kepada KabarJakarta.com, Jumat (7/1/202).

Lanjutnya, sedangkan kasus positif Covid-19 baru berdasarkan hasil  PCR hingga hari ini bertambah 267 orang, sehingga totalnya menjadi 866.331 kasus, yang mana 220 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk bersikap waspada terhadap penularan virus varian Omicron atau B.1.1529 yang kini terus mengalami peningkatan di Jakarta.

Tercatat, 251 orang yang terpapar varian Omicron dengan rincian sebanyak 239 orang atu 95 persen merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Kemudian, ada 12 kasus yang merupakan transisi lokal.

Sebagai informasi, total kasus Covid-19 di DKI Jakarta hingga saat ini sudah mencapai 851.572 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 866.331 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen.

Sedangkan, 13.89 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Angka ini jauh lebih baik jika dibandingkan rata-rata kematian di tingkat nasional. “Tingkat kematian karena Covid-19 di Indonesia sebesar 3,4 persen,” jelasnya.

Untuk positivity rate (presentase kasus positif) sepekan terakhir juga terus mengalami peningkatan, yaitu kini di kisaran 1,4 persen.

Sedangkan persentase kasus positif secara keseluruhan sebesar 11 persen.

Adapun standar presentase kasus positif Covid-19 dari organisasi kesehatan dunia, atau WHO, yakni tidak lebih dari 5 persen.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua