Langsung ke konten
News

Viral, Video Pengguna Kursi Roda Dilarang Masuk ke Stadion GBK Senayan

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Masyarakat dihebohkan oleh tayangan video yang diposting akun Instagram Koalisi Pejalan Kali. Video tersebut menayangkan seorang pengguna kursi roda dilarang masuk area Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Video tersebut sudah diputar lebih dari 29.000 kali.

Pengguna kursi roda tersebut diketahui bernama Abil Asswad, 32 tahun. Ia menyatakan sangat kecewa dengan tindakan petugas GBK yang melarangnya masuk.

Padahal, dalam pengumuman yang terpampang di sekitar GBK, yang dilarang masuk adalah alat beroda, seperti sepeda, sekuter, dan skateboard.

“Sepertinya dia tidak memahami perbedaan kursi roda dengan alat beroda lainya. Saya menilainya mereka kurang diedukasi oleh atasannya atau pengelola GBK,” kata Abil saat dikonfirmasi, Selasa (28/12/2021).

Ia menceritakan, peristiwa yang dialaminya itu pada Minggu (26/12) pukul 19.26 WIB. Saat itu dirinya ingin berolahraga dengan mengelililingi Stadion GBK.

Namun, ketika hendak masuk ke area Stadion GBK, dirinya dilarang oleh petugas keamanan dengan alasan alat yang beroda tidak boleh masuk.

“Saya kaget mendengarnya. Kok bisa ya kursi roda dilarang masuk. Petugas itu memberikan alasan untuk sepatu roda, skateboard, sepeda dan sejenisnya yang beroda dilarang masuk atas perintah pengelola GBK. Benar-benar saya malu dengan orang di sekitar saya saat itu,” ujar Abil.

Meskipun akhirnya diizinkan masuk setelah berdebar, Abil tetap memilih mengurungkan niatnya untuk berolahraga.

Permohonan maaf pihak GBK Senayan

Menanggapi video viral tersebut, pengelola GBK Senayan meminta maaf atas sikap petugas yang melarang pengguna kursi roda, Abil Asswad untuk masuk ke area stasion.

Kepala Divisi Humas GBK Senayan Dwi Putranto memastikan bahwa disabilitas yang menggunakan kursi roda diperbolehkan memasuki area stadion. Ia menilai, petugas tersebut salah menafsirkan aturan sehingga melarang pengguna kursi roda masuk.

“Sepertinya ada kesalahpahaman petugas kami di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan. Yang benar, pengguna kursi roda boleh masuk ke area GBK,” tuturnya.

Akibat insiden ini, pengelola GBK akan mengevaluasi petugas tersebut. “Akan kami evaluasi petugas itu. Kami sudah sampaikan ke vendor,” ucap Dwi.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua