Diskusi Virtual Pengurus Dewan Ekonomi Indonesia Timur: Strategi Para Pengusaha Dari Timur, Bangkit pasca Covid-19

Diskusi Virtual Pengurus Dewan Ekonomi Indonesia Timur: Strategi Para Pengusaha Dari Timur, Bangkit pasca Covid-19
Diskusi Virtual Pengurus Dewan Ekonomi Indonesia Timur: Strategi Para Pengusaha Dari Timur, Bangkit pasca Covid-19

Jakarta - DEWAN Ekonomi Indonesia Timur disingkat DEIT, menggelar diskusi berkala sebagai respon atas situasi dunia yang terkena wabah pandemic covid-19.

Sebagai salah satu kawasan yang kaya akan sumber daya alam, masa depan Indonesia, diprediksi akan berada di Timur Indonesia. 

Gagasan besar, menjadikan KTI sebagai sumber kekuatan baru setelah pandemic, harus dilihat sebagai peluang dan juga tantangan. 

Atas dasar kondisi ini, melalui inisiasi pengurus, diskusi berkala ini diselenggarakan, untuk mendengar masukan, pemetaaan dan juga pemikiran-pemikiran konstruktif dari Badan Penasehat, Badan Pengurus, Anggota dan para akademisi, praktisi, pemegang orotitas dan pihak-pihak yang berkompeten.

Hasil-hasil diskusi ini selanjutnya akan dijadikan data dan bahan rujukan dalam penyusunan program-program organisasi stategis ke depannya.


Strategi Para Pengusaha Dari Timur, Bangkit pasca Covid-19

Narasumber :
- Annar Salahuddin Sampetoding (Ketua Umum DEIT)
- Karel Albert Ralahalu (Mantan Gubernur Maluku Presdir PT Wahana Lestari Investama) Dewan Penasehat DEIT
- Dr Jonathan L Parapak (Rektor Universitas Pelita Harapan) Dewan Penasehat DEIT

Moderator :
Upi Asmaradhana _(Founder dan CEO KGI Network)_Anggota DEIT

Hari/Tanggal : Sabtu/ 16 Mei 2020
Pukul : 13.00 - 15.00 Wita
Tempat : Webinar By Zoom


Term of References

GAGASAN ketua Umum DEIT Annar Salahuddin Sampetoding, bahwa masa depan Indonesia pasca pandemic Covid-19, ada di Timur Indonesia, menjadi salah satu program yang perlu diimplementasikan secara berkesinambungan.

Kolaborasi dan partisipasi para pengusaha yang merupakan anggota dari DEIT, menjadi sebuah keniscayaan, sekaligus jawaban bahwa bangsa Indonesia bisa keluar dari krisis.

Tantangan menuju New Normal, juga harus diakselerasikan dengan segala potensi yang dimiliki organisasi sebagai lembaga independen, yang hadir untuk menjadi jembatan majunya perekonomian kawasan timur secara khusus dan Indonesia pada umumnya.

Gagasan Mari Ke Timur yang dicanangkan ini menjadi penting di tengah situasi krisis. Atas dasar itu diskusi ini diharapkan memberikan solusi dan juga pengharapan.

1. Bagaimana  organisasi  DEIT mengambil peran stategis dalam masa  dan setelah pandemic covid-19

2. Bagiamana organisasi berperan dalam meningkatkan kualitas para anggotanya agar bisa memberi efek stimulus bagi kondisi perekonomian masyarakat di daerah.

3. Bagaimana pengurus mensinergikan dan mengkolaborasian potensi anggota DEIT yang tersebar di dalam dan luar negeri untuk kemajuan bersama.

4. Bagaimana pengurus dan anggota DEIT, menggerakkan potensi yang dimilikinya dalam mendorong kemandirian wilayah dalam meningkatkan ketahanan ekonomi nasional pasca krisis.

5. Bagaimana mendorong percepatan kemajuan wilayah di Kawasan Timur Indonesia, sebagai kekuatan baru perekonomian nasional, regional dan internasional.

6. Bagaimana organisasi menjadi katalisator bagi seluruh elemen bangsa, khususnya di bidang ekonomi dengan bergotong royong dalam membantu pemerintah bangkit dari keterpurukan

7. Bagaimana strategi jangka pendek, menengah dan jangka panjang organisasi dalam mewujudkan gagasan Indonesia Timur sebagai kekuatan baru ekonomi Indonesia.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

AJI