Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Meningkat

Kabar Baik, Pasien Sembuh Covid-19 Meningkat
Dari jumlah itu, 18.404 orang dinyatakan sembuh.

Kabarjakarta.com - Kasus positif virus corona (Covid-19) hingga Minggu (21/6) mencapai 45.891 kasus. Dari jumlah itu, 18.404 orang dinyatakan sembuh.
Data tersebut merupakan data yang terkumpul dari sejumlah wilayah hingga pukul 12.00 WIB. Spesimen yang diperiksa sebanyak 18.229 spesimen, sehingga akumulasi total yang telah diperiksa 639.385 spesimen.

"Dari pemeriksaan ini, konfirmasi Covid-19 yang kita dapatkan sebanyak 862 orang, sehingga totalnya menjadi 45.891," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam jumpa pers, di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (21/6).

Selain pertambahan kasus positif, ada tambahan pasien sembuh sebanyak 521 orang. Jumlah orang meninggal dunia hari ini pun bertambah 36 orang.

Sehari sebelumnya, Sabtu (20/6), kasus positif virus corona tercatat 45.029 kasus. Dari jumlah itu, 17.883 orang dinyatakan sembuh dan 2.429 orang lainnya meninggal dunia.

Provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa itu sempat mencatat kasus positif harian terbanyak selama tiga hari beruntun sejak Selasa (16/6) hingga Kamis (18/6).

Jumlah kumulatif kasus virus corona sudah tembus 40 ribu lebih dalam kurun waktu tiga bulan sejak kasus pertama diumumkan 2 Maret 2020. Terhitung dari 1 Juni sampai 16 Juni lalu, jumlah kasus positif virus corona bertambah 13.927 kasus.

Angka kenaikan kasus positif hingga pertengahan Juni 2020 itu hampir melampaui jumlah kasus sepanjang Mei 2020. Terhitung sejak 1 sampai 31 Mei, jumlah kasus positif mencapai 16.355 orang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya ingin agar kasus positif virus corona turun pada Mei 2020 dengan cara apapun. Alih-alih turun, kasus positif Covid-19 terus bertambah dari hari ke hari.

Meskipun demikian, Jokowi tengah menyiapkan tatanan kehidupan baru (new normal) saat pandemi virus corona belum mereda. Atas keputusan Jokowi tersebut, sejumlah kepala daerah juga mulai melonggarkan pembatasan sosial berskala besar.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

AJI