Rencana Demo POSPERA Dinilai Kontra Produktif

Rencana Demo POSPERA Dinilai Kontra Produktif

Rencana Demo POSPERA Dinilai Kontra Produktif
Rencana Demo POSPERA Dinilai Kontra Produktif

Jakarta, KabarJakarta.com - Rencana demonstrasi yang melibatkan banyak massa akan digelar oleh kelompok Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) esok senin di Kantor Kementrian BUMN. Di saat yang sama pemerintah terus berupaya menghimbau masyarakat untuk disiplin dan patuh pada protokol kesehatan. Semua ini bertujuan untuk menahan pertumbuhan penularan Covid-19. Sehingga aktivitas yang melibatkan kerumunan massa seharusnya tidak dilakukan.

Kritikan ini datang dari aktivis pemuda Islam, Phirman Rezha selaku Co. Founder Aktivis Milenial menanggapi hal tersebut dengan menyerukan supaya segala pihak tetap patuh pada protokol kesehatan serta menjaga perasaan masyarakat Indonesia. Phirman mengatakan aksi tersebut kontra produktif dan rawan menimbulkan kerumunan yang masih dilarang.

“Rencana tersebut akan membuat masyarakat makin resah disaat semua orang berjuang melawan pandemi ini. Hari demi hari masyarakat dipaksa menyaksikan aktivitas kerumunan massa yang sangat berpotensi menciptakan cluster baru penularan Covid 19. Disamping itu pula rencana tersebut akan menciptakan kegaduhan baru sehingga semakin mengikis optimisme masyarakat untuk menang menghdapi kondisi ini,” ujar Phirman.

Phirman menuturkan jika demonstrasi ditengah pandemi merupakan tindakan kontra produktif karena banyak alternatif untuk menyuarakan aspirasi sehingga kreativitas menjadi modal utama. Seperti hal nya adik-adik kita di bangku sekolah mampu beradaptasi belajar secara online. “Semestinya beberapa bulan belakangan membuat cakrawala berpikir kita semakin luas, sikap semakin bijaksana dan prilaku semakin dewasa,”. tambah Phirman.

Pada bagian penutup ia juga mengajak untuk terus membantu mengawal dan memantau kerja pemerintah serta memastikan protokol kesehatan terlaksana oleh seluruh masyarakat. “Hal positif yang seharusnya dilakukan dalam kondisi begini yaitu terus membantu dan mengawal kerja pemerintah supaya mampu segera mengatasi pandemi ini dan dapat segera memulihkan kondisi perekonomian bangsa Indonesia,” tutup Phirman.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi