Ketua KPK: Bupati AJM Tersangka Korupsi Proyek Izin RS Kasih Bunda

Ketua KPK: Bupati AJM Tersangka Korupsi Proyek Izin RS Kasih Bunda
Ketua KPK Firli Bahuri.

KabarJakarta.com -- Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (AJM) ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi izin proyek Rumah Sakit Kasih Bunda. Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11).

AJM ditetapkan tersangka bersama Komisaris RS Kasih Bunda, Hutama Yonathan (HY), Firli mengatakan, penetapan tersangka itu merupakan hasil serangkaian pemeriksaan sebelum batas waktu 24 jam, sebagaimana diatur dalam KUHAP. Kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara

"KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait perizinan di Kota Cimahi Tahun Anggaran 2018-2020. KPK menetapkan dua orang tersangka," ujar Firli.

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 11 orang pada 27 November 2020 kemarin, di Bandung dan Cimahi Jawa Barat.

AJM diduga telah menerima suap Rp 1,66 Milliar dari Komisaris RS Kasih Bunda, Hutama Yonathan secara bertahap dari kesepakatan sebesar Rp 3,2 miliar.

"Pemberian kepada AJM telah dilakukan sebanyak lima kali di beberapa tempat hingga berjumlah sekitar Rp 1,66 miliar dari kesepakatan Rp 3,2 miliar," tambah Firli.

Dari suap yang diterima dari Hutama, AJM diminta untuk memperlancar atas izin proyek pembangunan gedung tambahan di RS Kasih Bunda tersebut. Dimana sekaitan hal tersebut lewat pengajuan revisi IMB kepada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi.

"Nilai suap sebesar Rp 3,2 miliar yang disepakati merupakan 10 persen dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan gedung tambahan rumah sakit," tutup Firli.

 

Penulis : Aldyansyah

Editor : Redaksi