11 Januari, Anies Perketat PSBB di DKI Jakarta

11 Januari, Anies Perketat PSBB di DKI Jakarta
Gubernur DKI Anies Baswedan (Foto : Antara).

KabarJakarta.com -- Aturan memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bakal di mulai pada 11 Januari 2021. Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 19 Tahun 2021 dan Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021.

Meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Gubernur DKI Anies Baswedan mengambil langkah perketat PSBB 11 Januari hingga 25 Januari 2021 mendatang.

"Saat ini, kita sedang berada di titik kasus aktif tertinggi selama ini yaitu di kisaran angka 17.383. Kasus aktif adalah jumlah orang yang saat ini berstatus positif COVID-19 dan belum dinyatakan sembuh, baik yang dirawat di fasilitas kesehatan maupun di dalam isolasi mandiri," kata Anies Baswedan, Sabtu (8/1).

Anies Baswedan menyampaikan jika aturan tersebut merupakan tindaklanjut dari Pemerintah Pusat.

Pengetatan PSBB membuat masyarakat Jakarta harus kembali melakukan hal-hal yang telah diberlakukan sebelumnya seperti 75 persen karyawan bekerja dari rumah (Work From Home), belajar mengajar dilakukan jarak jauh, pusat perbelanjaan tutup pukul 19.00 WIB, dan restoran boleh dine-in dengan kapasitas 25 persen.

Sementara itu, tempat ibadah diberi batasan kapasitas 50 persen, fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya dihentikan sementara, fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100% dengan protokol kesehatan, dan transportasi umum dengan pembatasan kapasitas.

Untuk diketahui jika DKI Jakarta memiliki rekor penambahan kasus virus corona (covid-19) harian dengan 2.959 kasus pada Jumat (8/1). Data perkembangan kasus covid-19 harian di Indonesia yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 menunjukkan DKI menjadi penyumbang terbanyak kasus harian Covid-19 di Tanah Air.

Penulis : Damian

Editor : Fritz V Wongkar