Penyebab 11 Halte TransJakarta di Tutup

Penyebab 11 Halte TransJakarta di Tutup
Halte Bus Transjakarta (Int).

KabarJakarta.com -- Mulai tanggal 3 Februari 2021 hingga tanggal 21 Maret 2021 ada 11 halte bus transjakarta bakal ditutup. Hal ini disampaikan melalui akun @dkijakarta di Instagram. Penutupan tersebut lantaran adanya renovasi halte.

"Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, pekerjaan penggantian lantai di halte-halte ini akan berjalan mulai bulan ini dan selama pengerjaan maka halte akan ditutup sementara," demikian ditulis dalam unggahan @dkijakarta, Selasa (2/2).

Berikut 11 Halte yang bakal ditutup karena akan direnovasi, antara lain Halte Kalideres ditutup mulai 3-28 Februari, kemudian Halte Sumur Bor dan Halte Jembatan Baru ditutup 1-14 Februari.

Berikutnya, ada lima halte di koridor 2 yang akan ditutup, yakni Halte Istiqlal ditutup sejak 26 Januari sampai 8 Februari, Halte DEPLU ditutup mulai 15-28 Februari, Halte Gambir 1 ditutup 15-28 Februari, Halte Gambir 2 ditutup 1-14 Maret, serta Halte RSPAD ditutup mulai 8-21 Maret.

Selanjutnya Halte Ragunan di koridor 6 akan mulai ditutup 22 Februari hingga 14 Maret, Halte Pinang Ranti di koridor 9 akan mulai ditutup 15 Februari sampai 14 Maret, serta Halte Pulo Gadung bakal ditutup 1-14 Maret 2021.

Sementara itu pihak PT Transjakarta melalui Direktur Operasional Prasetia Budi mengatakan selama penutupan, pelanggan TransJakarta dapat menggunakan alternatif halte-halte terdekat.

"Jadi pelanggan yang biasa menggunakan halte-halte ini bisa menggunakan alternatif halte-halte terdekat untuk beraktivitas," kata Budi dalam keterangan tertulis.

Sebagai contoh, bagi pelanggan yang biasa menggunakan Halte Sumur Bor dan Jembatan Baru bisa menggunakan Halte Pesakih, Dispenda, dan Halte Rawa Buaya sebagai halte terdekat.

"Namun, khusus untuk Halte Kalideres, pelanggan bisa tetap mengakses halte ini di mana proses penaikan tetap bisa dilakukan di pintu kedatangan," jelas Budi.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

AJI