Ini 5 Stasiun KA Trans Sulawesi Dapat Pasokan Listrik PLN

Ini 5 Stasiun KA Trans Sulawesi Dapat Pasokan Listrik PLN
Stasiun KA Trans Sulawesi Takkalasi Barru (Foto: Humas PLN).

KabarJakarta.com -- Pasokan listrik dengan total daya 293.2 kilo Volt Ampere (kVA) teraliri di lima stasiun pembangunan jalur Kereta Api (KA) Trans Sulawesi Makassar-Parepare.

Kelima stasiun tersebut antara lain, Stasiun KA Barru Kota, Stasiun KA Takkalasi, Stasiun KA Mangkoso, Stasiun KA Palanro, dan Stasiun KA Tanete Rilau. 
 
Dikutip dari siaran pers PLN, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) Awaluddin Hafid menyampaikan rasa syukur karena PLN dapat berkontribusi dalam melayani kebutuhan listrik di 5 stasiun pada pembangunan jalur KA Trans Sulawesi Makassar-Parepare.
 
"Alhamdulillah PLN berhasil melayani kebutuhan listrik kelima stasiun di Kabupaten Barru, kami berharap dengan adanya pasokan listrik ini dapat mendukung percepatan pembangunan Infrastruktur Kereta Api yang akan beroperasi di tahun 2021," tutur Hafid dalam keterangannya, Kamis (18/2). 
 
Total jaringan yang telah terbangun adalah sepanjang 1,57 kilo meter sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 4,1 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR) terbentang serta PLN memasang 5 buah trafo dengan total daya 400 kVA untuk mendukung Pembangunan Jalur KA Trans Sulawesi Makassar-Parepare.

Sementara itu, Site Manager PT LEN (Persero) Franklin Gaspersz mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan layanan PLN yang menyelesaikan tugasnya lebih cepat dari target yang ditentukan. 
 
"PLN merespon baik akan kebutuhan listrik kami dan kami sangat terbantu dengan teralirinya listrik di stasiun yang kami bangun," ungkapnya. 
 
Dengan rampungnya pemasangan baru listrik 5 stasiun tersebut, maka tersisa Stasiun Garongkong yang saat ini masih dalam pembangunan fisik untuk selanjutnya akan dialiri listrik PLN. 
 
PLN berharap, kedepannya investor tidak ragu untuk berinvestasi dan berkomitmen dalam melayani serta mendukung kebutuhan listrik ke pelanggan.

Penulis : Adri Willy

Editor : Fritz V Wongkar

AJI