GAMKI Makassar Mengutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral

GAMKI Makassar Mengutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral
Ketua GAMKI Makassar, Andi Richard.

KabarJakarta.com -- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Makassar mengutuk keras aksi bom diduga bunuh diri yang terjadi di Gereja Katolik Katedral, Minggu (28/3).

Hal itu diungkapkan langsung oleh ketua GAMKI Makassar, Andi Richard. Menurutnya tindakan ini berbuntut panjang pada kondisi ekonomi di Sulsel.

"Kami mengecam dan mengutuk keras aksi ini, karena ini bisa berdampak pada kondisi ekonomi di Sulsel, terkhusus di Makassar. Apalagi sekarang kita masih dalam masa pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19," kata Richard saat dikonfirmasi KabarMakassar.com jaringan KabarJakarta.com.

Richard berharap atas kejadian ini pihak kepolisian segera menemukan otak dibalik aksi ini.

"Pokoknya ditemukan otak di balik kejadian ini, karena aksi ini sudah menjadi aksi anti toleran, dan sangat tidak cocok ada di Sulsel yang dikenal sangat tinggi toleransinya," tuturnya.

Ke depan kata Richard, pihaknya akan melakukan koordinasi aktif dengan sejumlah organisasi keagamaan di Sulsel, termasuk organisasi Islam.

"Kita akan tetap bangun komunikasi ini keresahan bersma di kota Makassar. Bukan hanya keresahan ummat kristiani tapi juga keresahan kita masyarakat Makassar. Termasuk nanti kita akan bangun komunikasi dengan KNPI," tutupnya.

Penulis : Al Amin Malliuri

Editor : Fritz V Wongkar

AJI