Kabar JakartaNews With Data

Berada di Luar Ruangan Mampu Mengubah Jalan Kerja Otak Anda

Life Style

  • Rubrik : Gaya Hidup
  • Penulis : Muhammad Fajar Nur
  • Terbit : Terbit 5/2/18
Berada di Luar Ruangan Mampu Mengubah Jalan Kerja Otak Anda
Ilustrasi.Ist)

KabarMakassar.com --- Berada di luar ruangan tidak hanya mempunyai dampak dalam mengubah perspektif anda, namun juga dapat mempengaruhi bagaimana otak anda bekerja.

Menurut studi kecil berjudul "Taking off the training wheels: Measuring auditory P3 during outdoor cycling using an active wet EEG system" yang ditulis oleh Kyle Mathewson, otak akan bekerja lebih keras dan kurang efektif jika berada di luar ruangan.

Kyle Mathewson, asisten profesor psikologi di University of Alberta di Kanada sebagai penulis utama bersama dengan mahasiswa pascasarjana Joanna Scanlon, memantau aktivitas otak 12 orang saat mereka mendengarkan serangkaian nada dalam studi ini.

Semua orang diarahkan untuk menekan sebuah tombol saat mereka mendengar salah satu dari dua suara itu. Tugas ini diberikan dua kali: pertama sambil duduk diam di dalam lab yang redup dan sepi, lalu saat mengendarai sepeda di luar jalan. 

Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana fungsi otak di dua lingkungan, di dalam ruangan yang tenang dan luar ruangan dengan aktivitas sehari-hari, seperti bersepeda.

Studi menunjukkan otak akan lebih sulit fokus dan harus bekerja lebih keras saat berada dikuar ruangan di banding dengan kondisi di dalam ruangan dimana.

"Di luar, ada suara lalu lintas, dan pemandangan lalu lintas, dan semua orang di sekitar Anda, pepohonan, burung, angin, dan udara dingin. Semua sensasi ini akan menyita fokus otak anda," kata Mathewson.

Masih terlalu dini untuk mengetahui apakah perubahan otak ini positif atau negatif, dan Mathewson mengatakan hasilnya mungkin tidak berlaku untuk setiap lingkungan di luar ruangan. 

Padang rumput yang tenang, misalnya, mungkin tidak menekan otak dengan cara yang sama seperti jalan perkotaan yang sibuk.

Kabar baiknya adalah adanya terobosan baru-baru ini dalam teknologi berupa penciptaan peralatan pemantauan otak portabel kecil yang dapat dibawa keluar dan dalam perjalanan. Hal ini tidak hanya membuat penelitian menjadi mudah, namun akan terus memperbaiki studi lanjutan mengenai bagaimana orang-orang di habitat alami mereka,