Smartparking Belum Maksimal, PD Parkir Janji Benahi Sistem

Smartparking Belum Maksimal, PD Parkir Janji Benahi Sistem

KabarMakassar.com --- Perusahaan Daerah Parkir Raya Kota Makassar akan memberlakukan sistem IT berbasis online pada 2018 mendatang terkait sistem itu tidak terealisasi hingga di penghujung tahun ini.

Direktur Utama Parkir Raya Kota Makassar Irianto Ahmad menjelaskan sejak layanan smart parking atau sistem parkir berbasis Android tersebut diluncurkan pada Agustus lalu, penerapannya telah dilakukan di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Wajo, Kecamatan Ujung Pandang, dan Kecamatan Panakkukang.

Sistem itu belum berjalan maksimal karena beberapa Juru Parkir (Jukir) yang tidak lagi memanfaatkan alat tersebut. Apalagi, keluhnya sebagian Jukir yang masih menolak dengan adanya Smart Parking.

Irianto Ahmad mengaku penerapan Smart Parking sejauh ini masih tahap survei. "Yang dikatakan maksimal atau tidak maksimal tergantung dari sisi kita melihat. Kalau kita melihat dari lapangan ya bisa saja dibilang tidak maksimal tetapi kalau kita bicara progress. Itu salah besar," ujarnya menimpali pertanyaan jurnalis.

Tahun 2018, kata dia merupakan tahun penerapan sistem Smart Parking yang harus berjalan di semua titik di kawasan Kota Makassar, meski diakui penggangaran program kerja tersebut belum diketahui secara pasti.

"Sekarang masih tahapan survei. Saya tidak bisa merinci secara detail di tahun 2018, tetapi saya yakin bisa mewujudkan sistem itu. Kita masih tahap uji coba. Saat ini ada 100 alat. Kalo sudah diatas 500 alat artinya sistem sudah berjalan 70 persen dan sudah bisa mengestimasikan berapa pendapatan yang diperoleh dari sektor itu," tutupnya. (*/nck)

Penulis: Sriwaty Ilyas

Penulis :

Editor :