Kabar JakartaNews With Data

Masa Depan Konektivitas Pelabuhan KTI Dibahas Hari Ini

Pertumbuhan Ekonomi KTI

  • Rubrik : Ekonomi & Bisnis
  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : 3 pekan, 3 hari lalu
Masa Depan Konektivitas Pelabuhan KTI Dibahas Hari Ini
Foto: Terminal Peti Kemas Makassar

KabarJakarta.com, Makassar --- Sejumlah stakeholder dan pelaku jasa kepelabuhanan di kawasan timur Indonesia (KTI) akan berkumpul di Makassar bahas prospek pertumbuhan ekonomi melalui konektivitas pelabuhan di timur Indonesia.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) ini mengangkat tema “Membangun Konektivitas Pelabuhan Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Timur Indonesia" pada Kamis, 29 Maret 2018.

FGD ini terselenggara atas sinergitas Terminal Peti Kemas (TPK) Pelindo IV bersama Lintas Asosiasi Kepelabuhanan Makassar dan Polimar AMI Makassar. Sejumlah pembicara yang ahli di masing-masing bidangnya akan merumuskan permasalahan ini di Hotel Singgasana, Jalan Kajolalido No.16, Tallo, Kota Makassar.

Adapun pembicara yang akan memantik diskusi antara lain:

  1. General Manager PT Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar (TPM), Yosef Benny Rohy
  2. Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Hadi Basalamah
  3. Ketua DPC Asosiasi Pemilik Kapal (INSA) Makassar, Zulkifli Syahril
  4. Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder (ALFI/ILFA) Sulselbar, Syaifuddin 'Ipho' Saharudi
  5. Pengamat Kemaritiman dari Politeknik Maritim AMI Makassar, Capt. Indra Priyatna

Perlu diketahui, langkah PT Pelabuhan Indonesia IV membangun konektivitas antar pelabuhan di kawasan timur Indonesia (KTI) dan mengekspor langsung produk nasional dari Pelabuhan Makassar di Sulawesi Selatan dinilai sukses.

Ini terlihat menjelang Lebaran mayoritas wilayah Indonesia selalu terjadi inflasi tapi tahun 2017 di Sulawesi Selatan malah deflasi.

Hal ini disebabkan adanya koordinasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama-sama bersinergi di antaranya dengan Pelindo IV yang berhasil membuka konektivitas di kawasan timur Indonesia dan ekspor langsung.

Pelindo IV dikatakan berupaya membangun konektivitas domestik di KTI yang telah dirintis selama setahun, dengan memperkuat jalur ekspor langsung (direct export) maupun direct call.

Awalnya Pelindo IV melakukan pengiriman perdana ekspor langsung sebanyak 30 kontainer, namun kini sudah mampu mengekspor lebih 500 kontainer melalui Pelabuhan Makassar ke 45 negara.