Kabar JakartaNews With Data

Terlantar di Lambung Pesawat, Penumpang Tuntut Manajemen Lion Air

Insiden Maskapai Penerbangan

  • Rubrik : Peristiwa
  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : Terbit 6/4/18
Terlantar di Lambung Pesawat, Penumpang Tuntut Manajemen Lion Air
Suasana ramai para penumpang Lion Air setelah diperintahkan untuk kembali ke terminal bandara Sultan Hasanuddin setelah menunggu di lambung pesawat hingga 1 jam Bandara Sultan Hasanuddin, Jumat 06/04. [Foto: KabarMakasar.com]

KabarJakarta.com, Makassar --- Kejadian memilukan kembali menimpa maskapai penerbangan yang identik dengan logo singa bersayap.

Penerbangan dengan pesawat maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-779 tujuan Makassar - Jakarta terpaksa menunggu hingga hampir satu jam di lambung pesawat.

Penumpang terkurung dari pukul 16:00 WITA sebelum akhirnya disuruh untuk kembali ke gedung terminal Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 16:55 WITA pada Jumat Sore, 6 April 2018. Sebelumnya, penumpang maskapai penerbangan yang identik dengan warna orange telah berada di bandara pada pukul 15:25 WITA sesuai jadwal boarding yang tertulis pada tiket penumpang.

"Kita kecewa karena pihak maskapai tidak jujur dan transparan dari awal," ungkap Toha (50), salah satu penumpang yang berasal dari Kendari.

Toha mengaku kecewa karena pihak maskapai tidak menjelaskan kondisi yang sebenarnya terjadi dan membiarkan penumpang menunggu di dalam perut pesawat dengan alasan awal dari pilot yang mengatakan terkendala permasalahan operasional yang akhirnya menjadi alasan teknis hingga diperintahkan untuk kembali ke terminal untuk menunggu pemberitahuan lebih lanjut.

"Harusnya penumpang jangan diminta masuk pesawat jika memang ada masalah seperti itu. Kan kita tersiksa di dalam perut pesawat yg Air Conditioner (AC) yang berfungsi tidak dinyalakan maksimal , kalau begitu dari awal lebih enak duduk di ruang tunggu terminal," tambahnya saat diwawancarai oleh Redaksi KabarMakassar.com.

Keluhan dibalik kekecewaan juga diungkapkan oleh Abdul Hakim dari Mamuju. Hakim menjelaskan baru pertama kali menemukan kasus keterlambatan pesawat yang membiarkan penumpang duduk selama satu jam di pesawat tanpa kejelasan.

"Baru pertama kali alami kasus sudah duduk sejam di pesawat baru disuruh turun. Kenapa tidak jujur saja supaya penumpang tidak direpoti seperti sekarang," jelasnya.

Bagaimanapun, Hakim tetap menunggu kepastian dari pihak maskapai Lion Air terkait kondisinya bersama penumpang lain yang hingga saat ini masih belum mendapatkan kejelasan akan pergantian pesawat.

"Disuruh nunggu pesawat dari Lombok, tapi ambil saja hikmahnya. Ada rahasia Allah di balik peristiwa ini," kata Hakim. Hingga berita ini dituliskan, pihak Lion Air masih belum dapat dihubungi oleh Redaksi KabarMakassar.com.

Perlu diketahui, Lion Air kembali mendapat perhatian masyarakat terkhusus pengguna jasa transportasi udara disebabkan pada awal tahun 2018 Pendi Manalu.

Salah satu penumpang Lion Air JT-305 jurusan Kualanamu-Soekarno Hatta mengunggah status kehilangan barang akibat keterlambatan penerbangan yang diberangkatkan pada pukul 20:00 WIB dari pukul 18:20 WIB yang telah dijadwalkan. Postingan tersebut viral di sosial media setelah puluhan ribu kali dibagikan oleh warganet.