Kabar JakartaNews With Data

Meski Diblokir, Telkomsel Masih Izinkan Registrasi Kartu

Kolaborasi Liputan6.com

  • Rubrik : Ekonomi & Bisnis
  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : 1 pekan, 1 hari lalu
Meski Diblokir, Telkomsel Masih Izinkan Registrasi Kartu
Ilustrasi.(Ist)

KabarJakarta.com --- Walau telah berakhir, penyedia jasa layanan telekomunikasi Telkomsel tetap membuka registrasi kartu ditengah temuan adanya jutaan pelanggan Telkomsel yang diblokir akibat tidak melakukan registrasi kartu Subscriber Identity Module (SIM).

Dilansir dari Liputan6.com, Direktur Utama (Dirut) Telkomsel Ririek Adriansyah menegaskan masih dibukanya proses registrasi kartu prabayar Telkomsel dalam RAFI Media Updates & Media Gathering Telkomsel di Sheraton Hotel, Senggigi Lombok, beberapa waktu yang lalu.

”Ada 50 juta pelanggan Telkomsel yang diblokir, namun tetap buka registrasi,” tegas Ririek.

Dia berharap pelanggan segera melakukan registrasi demi kebaikan bersama. Ririek menjelaskan sesuai Permen, satu identitas dibatasi maksimal tiga nomor per operator.

“Di Indonesia boleh lebih dari tiga, tetapi untuk kebutuhan khusus,” tandasnya. Ririek Adriansya menjelaskan dibalik ketidaknyamanan akan proses registrasi kartu SIM, terdapat efek jangka panjang yakni dapat menghindari hal negatif bagi masyarakat.

Senada dengan Dirut Telkomsel, Manager Corporate Communications Telkomsel Area Pamasuka Rina Dwi Noviani menjelaskan walau mengetahui adanya jutaan pelanggan Telkomsel yang diblokir, pihaknya masih menunggu arahan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait data detail pelanggan Telkomsel dalam kebijakan registrasi kartu SIM Indonesia.

”Yang jelas kami tetap mengedukasi pelanggan agar melakukan registrasi. Soal sampai kapan, kami juga tunggu dari kominfo,” ujar Rina.

Sebagaimana diketahui, registrasi kartu SIM prabayar dilakukan berdasarkan atas Peraturan Menteri (PerMen) Kominfo No. 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi yang mewajibkan masyarakat Indonesia untuk melakukan registrasi kartu prabayar mulai akhir Oktober 2017 hingga Februari 2018 dengan batas waktu pemblokiran total pada akhir April 2018 kemarin.