Kabar JakartaNews With Data

Angkutan Kebutuhan Lebaran Mulai Padat di Timur Indonesia

Angkutan Lebaran 2018

  • Rubrik : Peristiwa
  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : Terbit 26/5/18
Angkutan Kebutuhan Lebaran Mulai Padat di Timur Indonesia
Terminal Petikemas Makassar. [ Imran Arief / KabarMakassar.com ]

KabarJakarta.com, MAKASSAR --- Pelayanan kapal yang mengangkut komoditas-komoditas strategis termasuk barang kebutuhan lebaran cukup padat di Pelabuhan Makassar saat ini.

Hal ini disampaikan General Manager Terminal Petikemas Makassar PT. Pelindo IV(Persero), Yosep Benny Rohy yang menegaskan komoditas strategis termasuk bahan kebutuhan pokok banyak yang keluar masuk di pelabuhan Makassar.

Pria yang akrab disapa Oce ini mengaku terpaksa memprioritaskan pelayanan kapal yang masuk dalam program windows system. "Kapal-kapal windows kami prioritaskan karena mereka rata-rata memuat barang-barang strategis termasuk muatan bahan pokok untuk kebutuhan ramadhan dan lebaran," ucapnya

Saat ini, kata Yosef, terjadi antrean kurang lebih 10-14 kapal yang datang secara bersamaan. "Sejumlah kapal tersebut tidak seluruhnya bisa sandar karena ada keterbatasan panjang dermaga sehingga perlu antre. Maksimal kapal yang bisa sandar di dermaga saat ini hanya 3-4 kapal saja," ujarnya.

Dia mengaku panjang area dermaga saat ini sangat terbatas. Di tambah adanya beberapa peralatan yang sudah masuk dalam tahap perawatan karena sudah masuk masa General Over Haule.

"Kondisi ini memang cukup mempengaruhi pelayanan di saat durasi kapal yang sandar cukup padat. Volume di ramadhan ini sangat tinggi. Kondisi dermaga dan peralatan memang sulit memenuhi kebutuhan pelayanan kapal," kata dia.

Apalagi, ungkap dia Pelabuhan Makassar saat ini sudah menjadi hub arus angkutan di timur Indonesia. Rute pelayaran yang masuk ke Indonesia timur. Semuanya singgah di Makassar.

Akibatnya, kata dia hal ini mempengaruhi kapal-kapal lain yang akan sandar di dermaga peti kemas. "Kondisi ini tidak dapat kami hindarkan, karena program windows ini terhubung dengan pelabuhan-pelabuhan lainnya di Indonesia," ucapnya.

Akses pelayanan keluar masuknya kapal di dermaga Terminal Petikemas Makassar cukup padat akibat tingginya muatan kapal yang masuk wilayah timur Indonesia.

Dia mengaku kondisi kepadatan keluar masuknya kapal di terminal petikemas sudah melebihi kapasitas normal. "Perilaku ini normal memasuki bulan suci ramadhan. Memang hal ini terjadi setiap tahun," ucapnya.

Namun, lanjutnya keterlambatan pengiriman hanya terjadi beberapa jam. Sore hari antrian kapal mulai terurai, jadi belum terlalu menghambat. 

"Memang yang dirasakan pelaku pelayaran saat ini karena kondisi high season di bulan ramadhan. Ada peningkatan aktifitas container di barengi jumlah kapal yang terus masuk ke pelabuhan makassar yang terus meningkat," ujarnya.

Agar kondisi ini tidak terulang kembali, kata Yosef, Terminal Petikemas Makassar mendorong perusahaan pelayaran untuk melakukan windows system, sehingga ada kepastian tambatan dan kesiapan rencana alat yang lebih baik. (*)