Legislator Sulsel Mulai Sosialisasikan Logo Baru Sulsel

Legislator Sulsel Mulai Sosialisasikan Logo Baru Sulsel

KabarJakarta.com – Legislator Provinsi Sulawesi Selatan Andi Januar Jaury Dharwis sudah mulai bergerak melakukan sosialisasi new brand atau logo sulsel yang resmi dilaunching beberapa waktu yang lalu.

Postingan logo Sulsel yang baru ini terlihat dari sejumlah materi atau merchant sosialisasi diri legislator ini yang akan maju lagi di periode selanjutnya.

Mantan Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah Sulawesi Selatan ini mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu produk promosi pariwisata Sulawesi Selatan.

“Ini pola branding image yang bermutu. Bagaimana daerah mulai melakukan pemutakhiran logo Pariwisata Sulawesi Selatan atau tourism brand yang disesuaikan dengan selera pasar dan iklim persaingan global. Apalagi, kata dia kegiatan promosi dan pemasaran produk pariwisata saat ini sudah mulai transformasi ke era digital, sehingga logo ini bisa menjadi miniatur yang mampu menjelaskan potensi keunggulan daerah.

"Proses peluncuran logo ini melalui loka rancang yang melibatkan kaum kreatif kearifan lokal, sehingga makna filosofi dari logo tersebut mampu mengakomodir keseluruhan element dan unsur kepariwisataan yang tersebar di seluruh Sulawesi Selatan," ucap pria yang akrab disapa JJ ini.

Pelaku wisata bahari ini melihat perspektif promosi dan pemasaran Sulsel ini bisa menarik perhatian dan mampu mempengaruhi selera pasar baik domestik maupun mancanegara.

"Saya berharap penetrasi logo ini dapat diimbangi dengan tagline yang memuat penjelasan singkat atas keunggulan dan posisi Sulawesi Selatan di market place," ujarnya

Dia berharap brand ini bisa menjadi konsesi bersama para pihak terkait bagaimana pelaku usaha mampu menyajikan informasi pariwisata Sulawesi Selatan di segmen pasar masing-masing.

Di sisi lain, lanjutnya keberadaan logo ini tidak bisa diolah secara sederhana seperti kegiatan parsial yang dilakukan sebelum-sebelumnya oleh otoritas bersama pemangku kepentingan lainnya.

Menurutny pemerintah daerah harus memberdayakan seluruh wadah penunjang pembangunan bidang Pariwisata di antaranya Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), serta asosiasi industry lainnya.

"Pemerintah harus hadir mengakselerasi mereka utamanya dukungan anggaran promosi hingga semua wadah ini menjadi mandiri dan memiliki jaringan yang kuat sehingga bisa diafiliasikan dengan pelaku industri. Bagaimana bisa logo sampai di luar sana. Sampai kepada calon wisatawan jika tidakk ada anggaran yg mengantar information tersebut. Jadi ini menjadi perhatian saya juga sebagai salah satu otoritas anggaran untuk mendorong dukungan ini," ungkapnya

Penulis :

Editor :