Total 554 Penyelenggara Pemilu 2019 yang Meninggal Dunia

Petugas KPPS

Total  554 Penyelenggara Pemilu 2019 yang Meninggal Dunia
Petugas KPPS meninggal/ilustrasi

KabarJakarta.com--Jumlah korban meninggal dunia dari penyelengara pemilu 2019, hingga saat ini sudah mencapai sekitar 554 orang meninggal dunia, baik dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maupun personel Polri.

Terhitung hingga hari ini, Kamis (9/5), KPU melansir jika jumlah korban meninggal mencapai 440 orang, sedangkan petugas yang sakit tercatat sebanyak 3.788. Jumlah tersebut terus bertambah seiring dengan proses penghitungan surat suara di beberapa wilayah di Indonesia.

Sebelumnya Bawaslu juga melansir jika petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang meninggal dunia selama melaksanakan tugasnya sebanyak 92 orang. Jumlah korban meninggal tersebut dirilis tanggal 2 Mei 2019.

Para pejuang demokrasi berguguran disisi lain masih ada petugas sebanyak 398 orang yang masih rawat inap di rumah sakit, 1.592 rawat jalan, 250 orang mengalami kecelakaan, 14 orang cacat tetap, dan 14 petugas mengalami keguguran.

Tidak hanya itu pihak Kepolisian dalam hal ini Mabes Polri mencatat anggotanya yang tewas saat mengamankan Pemilu 2019 hingga 29 April 2019 lalu berjumlah 22 orang. Anggota Polri yang meninggal dinilai keletihan karena mengawal proses panjang Pemilu.

Untuk diketahui jika jumlah petugas KPPS secara keseluruhan yang bekerja pada Pemilu 2019 sekitar 809.500 tempat pemungutan suara (TPS), dengan rata-rata tujuh petugas KPPS untuk setiap TPS, mencapai sekitar 5.666.500 orang.

Untuk diketahui jika besaran gaji para petugas penyelenggara pemilu berdasarkan masa kerja yang tertuang dalam PKPU nomor 7 Tahun 2019. 

Dimana untuk PPK dan PPS digaji per bulan dengan masa kerja 9 Maret 2018 hingga 16 Juni 2019. Sementara untuk petugas KPPS digaji 1 kali dengan masa kerja 10 April hingga 9 Mei 2019.

Berikut besaran honorarium para petugas penyelenggara pemilu menurut surat Kementerian Keuangan No S-118/MK.02/2016 :

1. PPK :
a. Ketua : 1.850.000/orang/bulan
b. Anggota : 1.600.000/Orang/bulan
c. Sekretaris : 1.300.000/Orang/Bulan
d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: 850.000/org/bulan

2. PPS :
a. Ketua : 900.000/orang/bulan
b. Anggota : 850.000/Orang/bulan
c. Sekretaris : 800.000/Orang/Bulan
d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: 750.000/org/bulan

3. KPPS:
a. Ketua : 550.000/orang
b. Anggota : 500.000/Orang
c. LINMAS : 400.000/Orang

Sementara itu KPU mengusulkan, besaran santunan untuk keluarga korban meninggal dunia kisaran Rp 30-36 juta. Untuk KPPS yang mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan kecacatan, dialokasikan Rp 30 juta. Sementara untuk korban luka, besaran santunan yang diusulkan ialah senilai Rp 16 juta.

Penulis : Agi Aksara

Editor : Redaksi