Aktivis Milenial: Kita Kawal Program Startegis Jokowi Periode Kedua

Kaum milenial

 Aktivis Milenial: Kita Kawal Program Startegis Jokowi Periode Kedua
Aktivis milenial/ist

KabarJakarta.com--Kaum milenial sekarang ini tak dipandang sebelah mata. Apalagi, pemerintah saat ini mendorong kaum milenial sebagai aset dan tentunya energi tersendiri sebagai aset jangka panjang.

Aktivis Milenial, Arief Rosyid mengungkapkan kalau selama ini pemerintah telah banyak berbenah. Terutama dalam hal membina kaum milenial kearah positif.

“Presiden Jokowi telah menyiapkan beberapa program strategis untuk periode kedua pemerintahannya, di antaranya program KIP Kuliah dan Kartu Prakerja. Yang pertama di sektor pendidikan, yang kedua adalah peningkatan kualitas angkatan kerja. Ini yang akan terus kita kawal," Kata dia pada acara pidato kebangkitan di gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta. Senin (20/5). Kemarin.

Arief meminta, sekeras apapun sebuah perhelatan demokrasi, tujuannya tidak lain untuk memperkuat simpul kebangsaan. Pihaknya meminta segala kepentingan untuk bersatu demi kemajuan bangsa sendiri.

"Kami ingin meminjam semangat kebangsaan Boedi Oetomo. Kami ingin segera move on, melangkah maju dari pembelahan politik yang terlalu tajam. Jika belum bisa dari atas, kami mendorong persatuan dari bawah,” ujarnya.

Apalagi, kata dia dari tiga penduduk Indonesia saat ini adalah generasi milenial. Artinya mereka bukan lagi minoritas, mereka mulai masuk ke berbagai sektor, baik bisnis, kegiatan sosial, dan dunia politik. 

"Mereka tidak mewarisi konflik masa lalu, lebih berani membuka ruang pengabdian baru dan mendorong perubahan," tuturnya.

Lebih jauh disebutkan, negara-negara, seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan Singapura, berhasil membangun ekonominya dengan memanfaatkan kondisi angkatan kerja yang dimiliki. Tiongkok sukses menjadi negara adidaya karena berhasil memanfaatkan 30 persen pendapatan per kapita untuk pembangunan SDM.

Saat ini lebih dari separuh generasi milenial tinggal di perkotaan. Mereka memiliki akses luas terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan, teknologi informasi, dan internet. Mereka memiliki kepercayaan diri untuk berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain, terutama dalam mengembangkan potensi ekonomi digital dan industri kreatif.

“Suksesnya pelaksanaan Asian Games ke-18 di Jakarta tahun 2018 lalu menunjukkan bahwa secara sosiologis, generasi ini telah siap mengambil peran strategis dalam menentukan perjalanan bangsa,” tutup Arief.

Acara yang bertemakan "Milenial Melangkah Maju" turut dihadiri aktivis pemuda dan ormas Islam, pengusaha, pegiat start-up, profesional dari berbagai bidang, serta politisi muda dan relawan, baik pendukung pasangan 01 dan 02 semua hadir. Selain masyarakat umum acara ini mengundang mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, Rektor IPB Arif Satria dan pengusaha nasional Erick Thohir.

Penulis : Agi Aksara

Editor : Redaksi