Gemini :Bedah Buku Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS Masyarakat Sekitar

Industri Migas

Gemini :Bedah Buku Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS Masyarakat Sekitar
Industri Migas di Indonesia/ist

KabarJakarta.com--Gerakan Milenial Independen Indonesia (GEMINI) mengadakan acara Bedah Buku, bekerja sama dengan Satuan Khusus Kerja Migas mereka menggarap  judul "Resolusi Konflik Kegiatan Industri Hulu Migas VS Masyarakat Sekitar" di Upnormal Cikini Jakarta, Selasa (9/7).

Kegiatan ini dihadiri peserta perwakilan dari organisasi kepemudaan (Cipayung ), Organisasi Gerakan dan perwakilan kampus yang ada di Jakarta, Founder Gemini Nurjannah atau biasa dipanggil Jane dalam sambutanya mengatakan  bahwa Gemini hadir untuk memberikan ruang buat anak muda, anak muda harus terus belajar dan berbuat mengingat Generasi Milenial di Era Revolusi Industri 4.0 menuju 5.0 wajib mengisi kapasitas diri, Bangsa Indonesia kaya dengan sumber daya alam termasuk minyak dan gas bumi yang merupakan SDA yang strategis bukan hanya sebagai pemasok kebutuhan bahan bakar dan bahan baku industri tetapi juga sebagai sumber penerimaan Negara, tegas Jhane yang juga merupakan pengurus Kohati PB HMI.

Didik.S. Setyadi Penulis Buku yang bertindak sebagai narasumber menjelasjan bahwa Sektor Hulu yg merupakan tahap awal eksplorasi sering dipertemukan dengan kondisi lapangan yg kurang kondusif. Issu lingkungan hidup menjadi tema sentral penolakan komunitas masyarakat  menyikapi kegiatan operasi ekplorasi perusahaan Oil dan Gas yg terlibat sebagai pihak K3S (Kontraktor Kontrak Kerja Sama). 

Pihak SKK Migas sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini demi  membangun kesepahaman bersama dalam mengelolah konflik yg terjadi dengan masyarakat sekitar.

"Sudah saatnya kita harus bangun kolaborasi untuk membangun bangsa ini" Ucap Didik.S yang juga selaku Kepala Devisi Formalitas SKK Migas

Risma Umar Ketua Dewan Nasional Walhi memandang bahwa pihak SKK Migas sudah mulai menunjukkan itikad baik mereka dalam pengelolaan area industri Hulu yg berlangsung disejumlah daerah. Bahkan sangat mendukung segala bentuk kampanye sosialisasi pihak SKK Migas bersama generasi Milenial, lanjut Ketua DN Walhi ini.

Narasi utama dalam bedah buku kali ini adalah Urgensi penanganan konflik industrial dilapangan akibat ketidaksepahaman antara pihak Stakeholder, Pelaku Kontrak Kerjasama bersama rumpun masyarakat yg bermukim disekitar.

Penulis : Sulistiawati

Editor : Redaksi