Kabar JakartaNews With Data

Warga Pesisir Makassar Diimbau Waspasa, Ini alasannya!

Fenomena Supermoon

  • Rubrik : Nasional
  • Penulis : Suharlim Syamsuddin
  • Terbit : Terbit 23/1/18
Warga Pesisir Makassar Diimbau Waspasa, Ini alasannya!
Gambar terkait fenomena supermoon yang diperkirakan terjadi pada 31 Januari mendatang.

Kabarmakassar.com --- Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar kembali mengeluarkan imbauan bagi masyarakat Sulawesi Selatan khususnya warga Kota Makassar yang berdomisili di daerah pesisir pantai.

Tak seperti biasanya, BMKG tba-tiba mengeluarkan imbauan akan terjadinya gelombang tinggi maupun intensitas hujan yang tidak menentu. Gelombang itu, lanjutnya akan mengakibatkan genangan bahkan banjir terjadi di beberapa wilayah.

Namun, kali ini tampak berbeda. Warga di daerah pesisir pantai Makassar diminta untuk mewaspadai terjadinya banjir 'Rob' akibat fenomena Supermoon pada 31 Januari mendatang.

Diketahui banjir Rob adalah banjir air laut atau naiknya permukaan air laut  akibat air laut pasang yang menggenangi daratan. Kondisi tersebut seringkali terjadi di daerah yang lebih rendah dari muka air laut.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar Ikhsan. Menurutnya banjir rob merupakan fenomena alam yang terjadi setiap bulan purnama yang mengakibatkan terjadi kenaikan pasang air laut.

BMKG mengaku tidak ingin berspekulasi mengenai kemungkinan terjadinya banjir rob di daerah pesisir pantai khususnya di daerah Makassar akibat fenomena Supermoon tersebut.

Menurut dia, semua tergantung karakteristik pesisir. Apakah dapat terjadi banjir rob atau tidak. Jika daerah pesisir itu landai maka potensi terjadinya banjir rob kemungkinan ada.

"Secara teoritis banjir rob itu tergantujg karakteristik daerahnya. Kalau permukaan pesisirnya lebih rendah dari permukaan laut maka bisa saja terjadi, apalagi kalau disertai intensitas hujan yang tinggi. Tetapi di pesisir Makassar sendiri tidak landai, dan pasang air laut juga maksimum 1,4 meter," jelasnya saat dihubungi Selasa 23 Januari 2018.

Potensi banjir rob, lanjutnya disebabkan oleh fenomena supermoon bukan akibat intensitas hujan yang tinggi. Kendati banjir rob yang dimaksud adalah fenomena supermoon bukan akibat hujan yang tinggi.

Pihaknya tetap mengimbau masyarakat yang berada di daerah pesisir untuk waspada akan potensi banjir rob akibat pasang air laut maksimum yang akan terjadi pada tanggal 31 Januari mendatang.

"Konteksnya memang beda dengan banjir yang biasanya terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi. Tapi kami minta masyarakat yang di daerah pesisir untuk waspada akan potensi banjir rob akibat air pasang yang maksimum," pungkasnya. (*)