Anak Usaha Krakatau Steel Suplai Pipa untuk Proyek Pertamina

KH Pipe Industries

Anak Usaha Krakatau Steel Suplai Pipa untuk Proyek Pertamina
Pipa KH Pipe Industries. (Dok. KH Pipe Industries)

KabarJakarta.com--Anak usaha Krakatau Steel yang memproduksi pipa PT KHI Pipe Industries kirim pipa pancang untuk untuk Proyek Pembangunan Jetty Sulfur RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan milik PT Pertamina yang dibangun oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Direktur utama PT KHI Jati Santiono menyatakan, pipa yang dikirim adalah pipa spesifikasi ASTM A252 dengan dimensi 1016 mm x 19 mm dan panjang 55 meter ini yang masing-masing akan menggunakan lapisan 3LPE (three layer polyethylene). Pengiriman pipa tahap pertama telah selesai pada minggu lalu, saat ini sedang memasuki persiapan untuk pengiriman tahap kedua.

“Total jumlah yang dikirim adalah 3.600 ton yang dengan panjang pipa masing-masing 55 meter. Pipa sepanjang 55 meter ini dikirim langsung dari pabrik KHI menuju pelabuhan dalam kondisi panjang pipa utuh. Pipa ini lebih panjang dari yang pernah kita kirim sebelumnya yakni sepanjang 53 meter,” ujar Jati dalam keterangan yang diterima, Kamis (26/9).

Dengan kerja keras, komitmen tinggi terhadap pencapaian target dan kerja sama yang baik diantara unit-unit terkait pipa sepanjang 55 meter berhasil dikirim tepat waktu.

Keberhasilan KHI di dalam mengirimkan pipa panjang juga menjawab tantangan bisnis yaitu KHI sebagai pabrikan pipa baja yang handal dimana dengan pengiriman pipa secara langsung dapat melakukan efisiensi waktu dan biaya.

Dengan tetap mengutamakan keselamatan, dalam proses pengiriman ini KHI menggunakan trailer dan boogie.

Boogie merupakan alat bantu angkut penopang pipa bagian ujung belakang pipa yang difungsikan untuk harmonisasi jalannya trailer, hal ini juga memudahkan manuver pipa saat melewati tikungan dari keluar pabrik KHI hingga ke pelabuhan.

Melakukan pengiriman pipa panjang juga merupakan salah satu keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan, mengingat lokasi KHI yang berdekatan dengan pelabuhan.

Penulis : Abdul Karim

Editor : Redaksi

AJI