Sandiaga Sebut Target Ekonomi Jokowi Tinggi

Target Ekonomi Jokowi

Sandiaga Sebut Target Ekonomi Jokowi Tinggi
Sandiaga Uno / Ist

KabarJakarta.com--Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno angkat bicara soal pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait terget capaian ekonomi Indonesia. Salah satunya produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang dicita-citakan mencapai US$ 7 triliun di 2045.

Dikatakan Sandiaga, terget tersebut cukup tinggi. Karena itu, diperlukan kerja keras untuk mengejar mimpi tersebut.

"Ada target-target yang spesifik. Ini enggak datang secara otomatis, kita harus bekerja keras. Target-targetnya cukup tinggi, kalau tidak salah catat Rp 320 juta pendapatan per kapita per tahun, PDB 7 triliun dolar. Itu sebuah capaian yang tentu harus diwujudkan," ungkap Sandi, di Gedung DPR, Jakarta, Minggu (20/10).

Meski demikian, Sandi optimistis target itu dapat tercapai. Sandi, sapaan akrab Sandiaga uno, mengapresiasi target tersebut. 

"Kita harus optimis. Kita harus dan menurut saya ini suatu ajakan kita membangun harus dengan target-target konkrit, dan negara yang maju dengan pendapatan kita per kapita per tahun itu berarti kalau masih ada kemiskinan, itu yang akan menimbulkan suatu ketimpangan kesenjangan akan jadi embiro," tutur mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandi berharap agar target-target atau cita-cita itu dapat diwujudkan selama 5 tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Sandi juga berharap Jokowi-Ma'ruf Amin amanah dalam menjalankan pemerintahan untuk lima tahun ke depan.

"Semoga amanah dalam menjalankan pemerintahan ke depan sebagai presiden dan wapres. Kami juga berharap cita-cita Indonesia menjadi negara maju terwujud," tandas Cawapres 2019-2024 itu.

Diketahui, Jokowi dalam pidatonya mengatakan Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen dan hal ini harus terus ditingkatkan. Jokowi juga menyebut Produk Domestik Bruto Indonesia di tahun 2045 diharapkan dapat mencapai US$ 7 triliun. 

"Kita sudah hitung, sudah kalkulasi, target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk kita capai. Namun, semua itu tidak datang otomatis, tidak datang dengan mudah. Harus disertai kerja keras, dan kita harus kerja cepat, harus disertai kerja-kerja bangsa kita yang produktif," ucap Jokowi dalam pidato usai resmi dilantik sebagai presiden bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung MPR/DPR.

Penulis : R. Tranggana

Editor : Redaksi

AJI